PejuangKantoran.com - Saat mendapatkan daging kurban, kamu tim yang langsung dimasak atau disimpan dulu untuk diolah besok-besok? Apa pun itu, kamu sebaiknya tahu satu hal ini.
Meski menjadi sumber protein, zat besi, vitamin B12, dan nutrisi penting lainnya yang sangat baik, daging seringkali membawa patogen berbahaya—baik bakteri maupun virus—yang dapat menyebabkan keracunan makanan.
Itulah mengapa banyak orang mencuci daging terlebih dahulu sebelum memasak atau menyimpannya.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Makan Sebelum Shalat Idul Adha
Bahkan, ada yang sebelumnya direndam dalam larutan air dan asam, seperti cuka putih atau air lemon, kemudian dibilas dengan air mengalir. Baru setelah itu dibumbui untuk dimasak atau disimpan.
Bolehkan mencuci daging, termasuk daging kurban?
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mencuci daging dengan air mengalir biasa tidak menghilangkan patogen bawaan makanan di dalamnya.
Faktanya, mencuci daging menggunakan air biasa yang mengalir dapat menimbulkan risiko keamanan dan kesehatan makanan tambahan dengan menyebarkan bakteri ke permukaan lain.
Tak hanya itu, makanan yang akan dimakan mentah, seperti buah atau sayuran yang dicuci di tempat yang sama, juga akan ikut terkontaminasi.
Menggosok tempat cuci piring atau dengan air sabun setelah mencuci daging, tidak serta merta menghilangkan patogen berbahaya yang ada di sana.
Untuk informasi, patogen tersebut dapat meningkatkan risiko keracunan makanan atau terjadinya pembusukan makanan.
Jadi, sebaiknya hindari mencuci daging dengan air mengalir.
Baca Juga: Resep Sate Kambing Sambal Kecap Enak Bumbu Meresap Untuk Olahan Daging Kurban Idul Adha
Pakai ini jika tetap ingin mencuci daging