PejuangKantoran.com - Pandemi Covid-19 memang sudah dinyatakan menjadi endemi. Namun, bukan berarti virus ini sudah sepenuhnya hilang dan tidak lagi mengancam kesehatan manusia.
Baru-baru ini muncul varian baru virus Covid-19 yang disebut “Eris”. Varian ini disebut-sebut menjadi penyebab meningkatnya kasus Covid di Inggris.
Bagaimana dengan Indonesia?
Baca Juga: Covid Mereda, Muncul Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Oz yang Ditularkan Kutu di Jepang
Menurut laman SehatQ yang diawasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, varian Eris telah masuk ke Indonesia, meskipun sampai saat ini kasusnya belum banyak.
Apa itu varian baru Covid-19, Eris?
Varian baru Covid-19 dengan kode EG.5 ini, sekarang merupakan proporsi terbesar dari infeksi COVID-19 baru, menurut perkiraan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
EG.5 termasuk strain dengan subkelompok varian yang ditunjuk sebagai EG.5.1, yang oleh seorang profesor biologi, T. Ryan Gregory, dijuluki "Eris". Ini merupakan nama tidak resmi yang mulai menjadi tren di media sosial.
Para ahli mengatakan EG.5 adalah salah satu garis keturunan yang tumbuh paling cepat di seluruh dunia. Ini terjadi berkat "mutasi yang sedikit menguntungkan" yang membantunya mengalahkan beberapa saudara kandungnya.
Varian ini merupakan salah satu dari beberapa subvarian Omicron yang terkait erat, dan telah bersaing untuk mendominasi dalam beberapa bulan terakhir.
Gejala dan pencegahan terinfeksi varian Eris
Sebenarnya, gejala Covid-19 varian Eris tidak jauh berbeda dengan varian lainnya, yaitu:
- Pilek
- Sakit kepala
- Kelelahan
- Bersin-bersin
- Sakit tenggorokan
- Batuk
Sementara itu, untuk sesak napas dan kehilangan indra penciuman alias anosmia yang dulu menjadi ciri khas infeksi Covid-19, sudah semakin jarang ditemukan dalam banyak kasus.
Untuk membantu menurunkan risiko terkena atau menyebarkan virus covid-19 varian Eris ini, ada langkah-langkah perlindungan yang bisa dilakukan:
• Sering mencuci tangan dengan benar. Gunakan pembersih tangan (hand sanitizer) saat tidak ada akses pada air dan sabun.