bugar

Yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kamu Hanya Makan Junk Food dalam Seminggu

Selasa, 15 Agustus 2023 | 13:52 WIB
Ilustrasi: Apa yang terjadi dalam tubuh jika kamu hanya makan junk food dalam seminggu? (Pixabay.com/Engin_Akyurt)

PejuangKantoran.com - Stres di kantor bikin kamu kepingin makan junk food untuk membuat dirimu nyaman?

Wajar saja, sih. Menurut laporan Centers for Disease Control and Prevention tahun 2018, hampir 45% orang dewasa berusia 20-39 tahun mengonsumsi makanan cepat saji setiap hari.

Bahkan, Journal of Nutrition pada tahun 2021 menyebutkan, 75% gula total, 46% natrium, dan 48% lemak jenuh dalam makanan orang dewasa di Amerika Serikat ternyata berasal dari junk food.

Baca Juga: Buat yang Merasa Sulit Tidur, Gunakan POWER Agar Bisa Tidur Nyenyak. Apa Maksudnya?

Meskipun enak dan bikin kangen, konsumsi junk food berlebihan memiliki sejumlah risiko kesehatan. Di antaranya, obesitas, penyakit kardiovaskular, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

Dalam jangka pendek, konsumsi junk food bisa menyebabkan masalah konsentrasi, kelesuan, dan masalah usus. Ingin tahu apa yang terjadi pada tubuh ketika kamu hanya makan junk food dalam seminggu?

Metabolisme akan berubah, dan jadi ingin makan lebih banyak

Mencerna makanan itu membutuhkan energi. Semakin sehat pola makannya, semakin banyak energi yang dibutuhkan untuk memprosesnya, sehingga semakin banyak kalori yang terbakar.

Namun, makanan atau camilan tinggi karbohidrat dan tinggi lemak akan diserap lebih lambat oleh tubuh, artinya lebih sedikit kalori yang dibakar sepanjang hari.

Bukan rahasia lagi bahwa junk food hanya punya sedikit atau bahkan tidak ada nilai gizinya, dan makanan ringan itu melewati tubuh dengan cepat. Hal ini menyebabkan kamu lebih cepat lapar, sehingga jadi ingin makan lebih banyak lagi.

Kesehatan fisik akan terpengaruh

Junk food sangat rendah nilai gizinya. Yang tinggi adalah natrium, gula, dan lemak jenuhnya. Dan, karena banyak junk food terbuat dari bahan olahan, makanan ini cenderung cepat merusak sistem tubuh kamu.

Junk food juga bisa menimbulkan efek yang lebih serius pada sistem saraf pusat, memengaruhi kemampuan berkonsentrasi, dan menurunkan memori jangka pendek.

Baca Juga: Ada Alasan Medis Mengapa Tubuh Mudah Merasa Lelah padahal Sudah Cukup Istirahat

Jurnal Environmental Health Perspectives (2016) menunjukkan bahwa makanan olahan mengandung senyawa kimia yang disebut ftalat.

Halaman:

Tags

Terkini