PejuangKantoran.com - Ada orang yang mengatakan bahwa mereka tak punya waktu untuk berolahraga. Padahal, olahraga sebenarnya tak perlu dilakukan di gym, di lapangan bulutangkis, atau di jalanan bersama komunitas roadbike yang butuh waktu lama. Ada cara yang lebih mudah untuk berolahraga, yaitu jalan kaki 30 menit setiap hari. Apakah durasi tersebut bisa dikatakan cukup?
Percayalah, tak peduli apa alasan kita untuk berolahraga, begitu mulai melakukannya kita akan merasa ketagihan. Saat ini kamu mungkin akan mempertanyakan apakah jalan kaki 30 menit setiap hari sudah cukup. Tetapi setelah hal ini menjadi rutinitas, kamu pasti ingin melakukannya lebih lama.
Berapa lama idealnya latihan yang harus dilakukan dalam seminggu?
Kalau kita berpegang pada panduan National Health Service dan Centers for Disease Control and Prevention, jalan kaki 30 menit sehari sudah sesuai dengan pedoman tersebut. “Kedua institusi kesehatan itu merekomendasikan 2,5 jam latihan sedang per minggu, atau 1 jam 15 menit Latihan yang cukup bertenaga,” demikian menurut Grace Walsh, editor kesehatan Woman & Home.
Jika ditotal hingga tujuh hari, jalan kaki 30 menit sehari dengan kecepatan yang sedang setara dengan 3,5 latihan tiap minggu. Artinya, satu jam lebih lama daripada durasi yang disarankan.
Jalan kaki 30 menit setiap hari juga tidak perlu direncanakan secara khusus. Kalau kamu biasanya naik ojek dari halte Transjakarta atau stasiun kereta commuter menuju kantor, coba sekarang lakukan dengan berjalan kaki. Kalau kamu melakukannya dalam perjalanan pergi dan pulang, durasinya akan berlipat ganda. Jalan saja dengan santai, kalau perlu ajak teman untuk jalan kaki bareng.
Lalu apa manfaat jalan kaki 30 menit sehari?
1. Menjaga kesehatan kardiovaskular
Jalan kaki adalah jenis latihan LISS (low intensity steady state), atau olahraga kardio yang dilakukan dengan tingkat aktivitas yang rendah. Bisa disebut sebagai latihan HIIT (high-intensity interval training) namun dalam versi yang lebih santai. Tujuan LISS adalah menjaga detak jantung relatif rendah -sekitar 40-50% dari debar jantung maksimum. Jika dilakukan secara rutin, menurut para peneliti dari University of Wisconsin, akan memberikan pengaruh positif pada kesehatan kardiovaskular kamu.
Baca Juga: Umur 30 tapi Belum Punya Tabungan? Ini Besar Tabungan yang Harus Dimiliki
2. Memperbaiki kesehatan mental
Ketika jalan kaki 30 menit sehari sudah menjadi rutinitas, tubuh pasti jadi lebih bugar, peredaran darah lancar, wajah pun memancarkan rona merah yang segar. Selain itu, menurut penelitian dari University of Iseigaoka dan Boston University, ada manfaat jangka panjang dari berjalan kaki setiap hari yaitu mengurangi risiko depresi, insomnia dan kecemasan dari waktu ke waktu. Dengan kata lain, kesehatan mental lebih terjaga.
3. Menemukan tempat-tempat dan rute baru
Dengan berjalan kaki, mau tidak mau kita jadi memperhatikan keadaan sekitar. Pada awalnya mungkin kamu akan melewati rute yang sudah kamu ketahui. Lama-kelamaan, kamu akan mencoba rute-rute baru -seperti gang sempit yang kamu kira buntu tapi ternyata tersambung ke jalan kecil di seberang stasiun. Kamu juga akan menemukan kedai kopi atau warung soto mi yang enak.
Artikel Terkait
Jangan Kerja Terus, Siap-siap Seseruan Bareng Pikachu dan Pokemon Lainnya di Pokemon Festival
Weekend Seru: Ikut Walking Tour Menyusuri Rute Pecinan di Jakarta
Rekomendasi Tempat Liburan Akhir Tahun Keren dan Instagramable: Selain Bali, Yogyakarta, dan Lombok
Suka Kerja Sambil Dengerin Musik? Cek di Sini Lagu dan Artis Terpopuler 2022 dari Spotify Wrapped
'Lagi Capek ya?' Podcast Paling Populer di Spotify Wrapped 2022, Cocok Buat Pejuang Kantoran!