Tiru Cara Berpikir Sederhana ala Steve Jobs Agar Komunikasi dengan Tim Lebih Efektif

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 12 Oktober 2023 | 11:32 WIB
Menurut mendiang Steve Jobs, terlalu banyak meeting bisa memunculkan “jebakan” yang membuat komunikasi semakin rumit.   (Apple.com)
Menurut mendiang Steve Jobs, terlalu banyak meeting bisa memunculkan “jebakan” yang membuat komunikasi semakin rumit. (Apple.com)

PejuangKantoran.com - Saat berusaha mencapai tujuan dalam sebuah pekerjaan, tidak jarang ada terlalu banyak langkah yang harus diambil, terlalu banyak meeting yang harus dihadiri, dan terlalu banyak birokrasi yang harus dilewati.

Menurut mendiang Steve Jobs, rentetan ini bisa memunculkan “jebakan” yang membuat komunikasi yang lebih efektif tidak tercapai.

Ia mengatakan bahwa kesederhanaan sangat penting untuk menjaga segala sesuatunya tetap jelas dan lugas ketika menghadapi masalah, membuat keputusan, dan berpikir secara umum.

Baca Juga: Jangan Asal Terima Tawaran Kerja, Ada Trik Supaya Tahu Kamu Cocok atau Tidak Bekerja di Sana

Namun, menurut salah satu pendiri Apple ini, kesederhanaan tidak membuat hal yang "sederhana" menjadi mudah.

“Sederhana bisa lebih sulit daripada rumit karena kamu harus bekerja keras untuk membersihkan pemikiran agar menjadi sederhana,” katanya.

Untuk mencapai kesederhanaan yang tampak mudah ini, sebenarnya dibutuhkan pemikiran yang matang dan fokus untuk mencapainya.

Jika kamu ingin memiliki cara berpikir sederhana untuk menghasilkan komunikasi yang lebih efektif dengan tim, begini caranya:

1. Latihan "berpikir bersih"

Sebelum memulai sebuah proyek atau strategi baru, sangat penting untuk menerapkan cara berpikir sederhana. Seperti yang dikatakan Steve, "Bersihkan pemikiranmu".

Tanyakan pada diri sendiri: Apa tujuan utamanya, dan langkah-langkah apa yang penting untuk mencapainya?

Proses ini mungkin memerlukan kerja keras, tetapi ini adalah landasan dari kesederhanaan dan pemikiran bersih.

Baca Juga: Kelemahan ChatGPT Saat Membantu Pencari Kerja Mendapatkan Pekerjaan Impian

Misalnya seperti ini. Bayangkan kamu memimpin sebuah tim melalui restrukturisasi besar-besaran.

Daripada membebani mereka dengan terlalu banyak detail, saringlah visi tersebut hingga ke intinya. Komunikasikan dengan jelas tujuan akhir dan langkah-langkah penting untuk mencapainya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Inc.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X