PejuangKantoran.com - Kalau mendengar kata offshore, pasti kamu akan langsung terpikir tentang pengeboran lepas pantai. Namun, offshore sebenarnya lebih luas daripada itu.
Offshore mengacu pada aktivitas bisnis apa pun yang terjadi di luar markas suatu entitas. Istilah ini dapat digunakan untuk menggambarkan bank asing, perusahaan, investasi, dan deposito.
Tetapi yang akan dibahas di sini adalah offshore dalam perusahaan minyak dan gas, di mana offshore atau “lepas pantai” mengacu pada pengembangan ladang minyak dan simpanan gas alam di bawah laut.
Baca Juga: Jangan Asal Terima Tawaran Kerja, Ada Trik Supaya Tahu Kamu Cocok atau Tidak Bekerja di Sana
Ekstraksi minyak dan gas alam
Minyak dan gas alam tidak hanya digunakan untuk menggerakkan mobil dan menghangatkan rumah, tetapi juga diubah menjadi produk gaya hidup. Sebut saja pakaian, kacamata hitam, ponsel pintar, laptop, hingga mesin MRI dan alat pacu jantung.
Lautan di dunia merupakan salah satu sumber cadangan minyak dan gas alam terbesar. Untuk mengakses sumber daya utama ini memerlukan inovasi, kecerdikan, dan dedikasi terhadap keselamatan.
Sebelum minyak dan gas alam lepas pantai dapat diekstraksi, minyak tersebut harus ditemukan. Perusahaan geofisika melakukan survei ilmiah di wilayah lepas pantai dengan memantulkan gelombang suara dari dasar laut.
Di dalam air, sumber energi biasanya berupa serangkaian ruang udara dengan ukuran berbeda, diisi dengan udara bertekanan. Sumbernya ditarik ke belakang kapal survei seismik dan melepaskan semburan energi bertekanan tinggi ke dalam air.
Gelombang suara yang kembali dideteksi dan direkam oleh hidrofon yang ditempatkan di sepanjang serangkaian kabel.
Langkah-langkah mitigasi yang ketat diterapkan selama proses ini untuk memastikan kesehatan dan keselamatan mamalia laut dan kehidupan laut lainnya.
Pekerjaan lepas pantai melibatkan pekerjaan di anjungan minyak di laut. Di bidang Minyak dan Gas, pekerja offshore biasanya terlibat dalam eksplorasi dan ekstraksi sumber daya mineral dari dasar laut.
Baca Juga: Ingin Kembali ke Pekerjaan Lama Setelah Lama Pindah ke Tempat Lain? Boleh Saja Sih, tapi....
Pekerjaan tersebut sangat menuntut ketahanan fisik, dan dilakukan dalam kondisi sulit seperti cuaca ekstrem. Namun, imbalannya bisa sangat memuaskan.
Yang membuat pekerjaan ini berat juga karena mereka harus tinggal di laut, dan hanya bisa pulang setiap beberapa bulan sekali.
Artikel Terkait
Buat yang Di Bali, Ada Lowongan Kerja Social Media Manager di Bikago, Kerobokan, Nih!
Perusahaan Tak Bisa Diam Saja Ketika Karyawan Mengalami Burnout, Ini yang Bisa Mereka Lakukan!
Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2023 Resmi Diperpanjang, Jangan Sia-siakan Lagi Kesempatan Ini!
Yosi Mokalu Yakini Fokus Pengguna Media Sosial ke Depan Tak Lagi Mengutamakan Jumlah Likes
Boyband-nya Sempat Dihujat Warganet Habis-habisan, Morgan Oey: It's A Blessing in Disguise
Panggilan buat Yang Suka Golf: Lowongan Golf Driving Range Manager, Gaji Rp15 juta – Rp20juta