- Merasa harus selalu available agar tidak kehilangan klien.
- Identitas kerja dan pribadi menyatu.
8. Pertanyaan reflektif (self-check cepat)
Jika seseorang menjawab “ya” pada beberapa pertanyaan ini, blurred boundary patut dicurigai:
- Apakah saya sulit berhenti memikirkan pekerjaan?
- Apakah waktu libur terasa tidak memulihkan?
- Apakah saya merasa bersalah saat benar-benar offline?
- Apakah pekerjaan sering menyusup ke waktu pribadi?
- Apakah lelah saya lebih bersifat mental daripada fisik?
Yuk, coba perhatikan diri kamu sendiri! ***
Artikel Terkait
Aspek Utama dan Aspek Non Teknis yang Wajib Diperhatikan oleh Freelancer Agar Sukses
7 Pekerjaan Freelance yang Paling Menjanjikan di 2025, Wajib Kamu Coba!
ASN Boleh Kerja dari Mana Saja Alias WFA, sebagai Salah Satu Langkah Efisiensi KemenPANRB
Baik WFO, WFA, atau Hybrid, Ini 3 Strategi Pemimpin untuk Ciptakan Budaya Kerja Fleksibel pada Karyawan
Di Balik Kebebasan WFH Ternyata Ada Tantangan Besar. Ini yang Bikin Pekerja WFH Merasa Tertekan!
Etika Kerja Remote di Kafe dan Coworking Space, Jangan Sampai Ganggu Orang Lain!