PejuangKantoran.com - Bayangkan seperti ini:
Kamu sudah dapat meja sudut paling enak di kafe favorit. Laptop terbuka, siap ikut rapat pagi. Tiba-tiba di meja sebelah ada orang yang lagi terapi lewat telepon.
Lalu, di pojok lain ada yang rapat Zoom pakai speaker keras-keras. Belum lagi orang di depan kamu yang buka monitor kedua sampai setengah meja dipakai.
Notifikasi dari HP, laptop, dan tablet juga tidak berhenti bunyi.
Selamat datang di realita kerja remote di 2025.
Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Beasiswa ala LPDP untuk 100 Mahasiswa yang Ingin Studi S2 ke Luar Negeri
Sejak pandemi, banyak orang terbiasa kerja tanpa kantor. Tidak perlu commuting, bisa kerja dari mana aja. Data dari Indeed menunjukkan, jumlah lowongan remote masih tiga kali lipat lebih banyak dibanding sebelum 2020.
Meski pasar kerja melambat, kerja jarak jauh tetap diminati.
Nah, buat yang bosan di rumah, "ruang ketiga" seperti kafe, coworking space, atau perpustakaan jadi tempat andalan mencari suasana baru.
Namun, sama seperti di kantor, kerja bersama orang lain di ruang publik juga ada etikanya.
Gangguan paling umum adalah suara
Lex Roman, penulis buletin Revenue Rulebreaker, sudah keliling lebih dari 100 coworking space di dunia. Menurutnya, semua keluhannya sama dan sederhana, yaitu kebisingan.
Untuk itu, ia menyarankan jika ingin menelepon atau rapat, pakailah headphone atau cari ruang privasi.
“Yang paling membuat saya sebal itu orang menelepon sambil mondar-mandir bicara keras. Kalau mau jalan-jalan, ya keluar aja,” katanya.
Artikel Terkait
Minimalisme Karir ala Gen Z: Gaji Kecil tapi 'Sabetannya' Banyak, yang Penting Enggak Stres
8 Tips Jitu Hadapi Wawancara Kerja dengan AI, Yaitu Santai, Jujur, dan Tetap Jadi Diri Sendiri
Tujuan Gen Z Bekerja Itu Bukan Melulu Cari Jabatan Tinggi, tapi Gimana Hidup Seimbang di Dunia Kerja
Menurut Survei, AI Mulai Pengaruhi Lowongan Kerja. Lulusan Baru yang Paling Terdampak!
Kamu Wajib Siap-Siap. Seleksi Karyawan dengan Metode Gamified Assessment Makin Banyak Dipakai
Budaya Kerja yang Bikin Kamu Dianggap Tidak Pernah Cukup dan saat Kamu Benar-Benar Dihargai
Budaya Kerja yang Menuntut Karyawan untuk Terus Membuktikan Diri Bisa Memicu Kelelahan
Promosi Bukan Hadiah, Ini Alasan Tidak Semua Karyawan Harus (dan Ingin) Jadi Manajer!
Diundang Wawancara Kerja dengan Metode Gamified Assessment? Ini yang Harus Kamu Siapkan!
6 Kualitas Kepemimpinan Modern yang Membuat Kamu Lebih Menonjol di Dunia Kerja