Begitu juga dengan AC, musik, kursi, atau fitur lainnya.
BHG menekankan bahwa barang yang tersedia di kendaraan bukan berarti otomatis bebas digunakan penumpang. Meminta izin terlebih dahulu adalah bentuk penghormatan sederhana.
Untuk teman sendiri memang suasananya lebih santai, tetapi kebiasaan meminta izin tetap penting.
7. Sesekali Tawarkan Diri untuk Bergantian
Kalau kamu dan teman memiliki kendaraan masing-masing dan kebetulan rute kantor sama, sistem bergantian sebenarnya paling ideal.
Misalnya:
Senin-Rabu: kamu ikut teman.
Kamis-Jumat: kamu yang membawa kendaraan.
Dengan begitu, hubungan nebeng tidak terasa seperti hubungan antara sopir dan penumpang tetap.
Kalau kamu memang tidak memiliki kendaraan, setidaknya tunjukkan apresiasi. Jangan sampai teman merasa setiap pagi harus menjalankan "layanan antar-jemput kantor" gratis.
Baca Juga: Arya Saloka Harus Belajar Baca Al-Qur’an Lagi Demi Perannya sebagai Ustaz di Munafik: Melawan Iblis
Nebeng Boleh, Tapi Jangan Sampai Jadi Beban
Nebeng teman sebenarnya bisa menjadi cara menyenangkan untuk menghemat biaya transportasi sekaligus membuat perjalanan ke kantor lebih ringan. Kamu bahkan bisa punya teman ngobrol selama perjalanan atau saling membantu ketika salah satu sedang tidak bisa membawa kendaraan.
Namun, semakin sering kamu nebeng, semakin penting untuk menjaga batas.
Kuncinya bukan menghitung siapa membayar berapa, tetapi memastikan hubungan tetap terasa saling menghargai.
Karena pada akhirnya, teman yang setiap hari mengantarmu ke kantor sedang memberikan sesuatu yang cukup berharga: waktu, tenaga, kendaraan, dan bensinnya.
Jadi, kalau besok pagi kamu masih mau nebeng, pastikan setidaknya kamu sudah siap sebelum dia membunyikan klakson.