Meski Loker Belum Resmi Ditutup, Kapan Harus Berhenti Berharap Mendapat Panggilan Interview?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:50 WIB
Ilustrasi: Sebanyak 28% perusahaan merespon di hari yang sama saat kamu mengirim lamaran kerja. (Magnific/DC Studio)
Ilustrasi: Sebanyak 28% perusahaan merespon di hari yang sama saat kamu mengirim lamaran kerja. (Magnific/DC Studio)

PejuangKantoran.com - Platform karier KickResume baru saja merilis hasil pengujian terhadap 204 lamaran kerja nyata di kuartal kedua 2026. Eksperimen ini dirancang untuk mencari tahu format CV mana yang paling sering menghasilkan panggilan interview.

Ternyata, desain yang paling banyak dilirik rekruter bukan yang serba estetik atau buatan AI, melainkan format CV satu kolom yang kita buat sendiri. Riset ini membuktikan bahwa kesederhanaan dan kejelasan informasi justru lebih mudah terdeteksi mesin ATS.

Baca Juga: Ternyata, Format CV Seperti Ini yang Paling Banyak Menerima Panggilan Wawancara Kerja

Temuan berikutnya mematahkan salah satu kekhawatiran yang sering dirasakan pencari kerja, yaitu berapa lama loker itu masih terbuka untuk pencari kerja. Ternyata lama atau barunya sebuah iklan loker nggak banyak mempengaruhi tingkat balasan.

Loker yang baru tayang 0–2 hari mendapat balasan sekitar 19%. Posisi yang diunggah 3–7 hari sebelumnya ada di angka 18%. Bahkan, iklan loker yang sudah tayang 15 hari atau lebih pun masih menghasilkan balasan sebesar 17%.

Segera melamar loker begitu kamu menemukannya memang penting, tapi keuntungannya ternyata nggak sebesar yang kita kira.

Namun, waktu justru jadi faktor penting setelah lamaran kamu kirim. Mayoritas perusahaan yang berniat membalas biasanya merespon dengan cepat.

Riset mencatat 78% balasan datang dalam waktu tiga hari. Bahkan, 28% di antaranya membalas di hari yang sama setelah kamu mengirim lamaran kerja.

Kapan harus berhenti berharap mendapat panggilan?

Lewat dari dua minggu, balasannya makin lama. Cuma 3% yang merespons yang masuk di rentang hari ke-15 sampai 20. Jadi kalau loker itu sudah lebih dari dua minggu, peluang dipanggil wawancara biasanya memang makin kecil.

Baca Juga: Samsung Satu-Satunya Merek HP yang Tumbuh di Asia Tenggara pada Q2, HP Murah Makin Sepi!

Satu fakta lagi, lapangan kerja memang lagi sepi. KickResume memulainya dari New York dan langsung kehabisan stok lowongan yang cocok hanya dalam waktu seminggu, setelah mengirim 102 lamaran.

Ketika pencarian dibuka untuk kerja remote pun, pilihannya tetap sedikit. Jadi, para pekerja memilih bertahan di kantor lama karena pasar kerja sedang lesu.

 

So, ingat ya, kalau lamaran kerjamu sudah mengendap lebih dari dua minggu tanpa kabar, kemungkinan besar lowongan tersebut memang sudah tertutup atau lamaran kerja kamu tidak lolos seleksi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Studyfinds, kickresume.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X