PejuangKantoran.com - UN Women membuka kesempatan karier bagi profesional Indonesia melalui posisi Partnership Development and Coordination Specialist – ASEAN yang akan ditempatkan di Jakarta. Rekrutmen ini ditujukan untuk memperkuat kerja sama antara UN Women dan ASEAN dalam mendorong kesetaraan gender serta pemberdayaan perempuan di kawasan Asia Tenggara.
Posisi tersebut merupakan full-time temporary appointment dengan level NOD (National Officer) dan kontrak hingga 31 Agustus 2027. Pendaftaran dibuka hingga 7 Agustus 2026. Kandidat yang terpilih akan berkantor di Jakarta Pusat dan bekerja sama dengan tim regional UN Women Asia Pasifik serta Kantor Perwakilan UN Women Indonesia.
Dalam peran ini, kandidat akan memimpin strategi kemitraan UN Women dengan ASEAN, memperkuat hubungan dengan Sekretariat ASEAN, negara-negara anggota, organisasi masyarakat sipil, hingga mitra pembangunan internasional. Tugasnya juga mencakup koordinasi program regional, penyusunan strategi mobilisasi pendanaan, pemantauan implementasi program, serta memberikan masukan kebijakan terkait isu kesetaraan gender di kawasan.
Baca Juga: 1 dari 3 Lowongan Kerja Ternyata Palsu! Ini Alasan Mengapa Perusahaan Mengiklankan Ghost Job
Selain membangun kemitraan, posisi ini juga bertanggung jawab mengidentifikasi peluang kerja sama baru antara UN Women, ASEAN, dan negara mitra dialog, sekaligus memastikan program-program yang dijalankan selaras dengan ASEAN Community Vision 2045 dan agenda pembangunan berkelanjutan.
UN Women mencari kandidat yang memiliki gelar magister di bidang Ilmu Sosial, Ilmu Politik, Pembangunan, Administrasi Publik, Gender, atau bidang terkait. Pelamar dengan gelar sarjana tetap dapat melamar apabila memiliki tambahan pengalaman kerja yang relevan. Sertifikasi manajemen proyek akan menjadi nilai tambah.
Baca Juga: WhatsApp Web Akhirnya Bisa Dipakai untuk Terima Telepon dan Video Call melalui Laptop
Dari sisi pengalaman, pelamar harus memiliki minimal tujuh tahun pengalaman dalam pengembangan program, koordinasi, pembangunan kemitraan, dan mobilisasi sumber daya. Pengalaman di bidang pemberdayaan perempuan, hak asasi manusia, analisis kebijakan, hingga kerja sama dengan organisasi regional seperti ASEAN menjadi persyaratan penting. Penguasaan bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia juga wajib dimiliki.
UN Women menjelaskan bahwa posisi ini menjadi bagian dari implementasi ASEAN–UN Plan of Action 2026–2030 dan strategi regional UN Women 2026–2029 yang berfokus pada kepemimpinan perempuan, pemberdayaan ekonomi, penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan, serta agenda perempuan, perdamaian, dan keamanan.
Sebagai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berfokus pada kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, UN Women menegaskan komitmennya terhadap proses rekrutmen yang inklusif dan berbasis kompetensi. Seluruh pelamar akan melalui proses seleksi serta pemeriksaan latar belakang sesuai standar PBB.
Artikel Terkait
Perusahaan Periklanan Perancis Publicis Groupe Buka Lowongan Kerja Media Performance Manager
Istana Buckingham Buka Lowongan Kerja Videografer Bergaji Rp1,2 Miliar per Tahun, Ini Syarat dan Fasilitasnya
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia Buka Lowongan Kerja 2026, Dibutuhkan Sekretaris Bagian Politik
Asuransi Jiwa Zurich Topas Life Tawarkan Lowongan Kerja untuk Unitlink, Payment and Project
Pluang Buka Peluang sebagai Equity Research Analyst buat yang Punya Passion di Pasar Keuangan
Suka Main Monopoly? Netflix Cari 12 Peserta untuk Rebut Hadiah US$2 Juta
Penyedia Jasa Logistik Jerman 'DHL' Buka Lowongan Kerja Order Management Solution Specialist
Magang Berbayar di Institut Français d'Indonésie Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Pengalaman Internasional
Perusahaan Irwan Mussry Buka Loker Retail Operations Associate Manager, Luxury Watches & Jewelry
Lowongan Magang di Solutions Architect, APJ Early Career Talent dari PT Amazon Web Services