Pejuangkantoran.com – Salah satu pilihan tempat tinggal sementara bagi para pekerja, terutama di daerah perkoataan, adalah apartemen. Bagi Gen Z yang masih lajang, menyewa apartemen adalah pilihan yang paling realistis.
Menurut CBRE Global Live-Work-Shop Report, seperti yang dipublikasikan di cbre.com, lokasi dan waktu tempuh (commute time) merupakan faktor utama dalam memilih tempat tinggal bagi generasi muda.
Selain itu, dari laporan JLL – Cityscape Experience Vatalyst, yang dimuat di jll.com, terkait dengan tempat tinggal menyebutkan bahwa dekat dengan transportasi umum, dekat ke mana saja (hanya dengan jalan kaki), terseda banyak fasilitas dan layanan yang mudah dijangkau, menjadi faktor-faktor yang paling penting bagi anak muda.
Memang belum ada sebuah studi atau survei di Indonesia yang menunjukkan bahwa apartemen adalah pilihan tempat tinggal sementara karena faktor-faktor di atas, namun jika menilik Lokasi apartemen di kota-kota besar, terutama di Jabodetabek, hal ini menjadi masuk akal.
Baca Juga: KAI Mulai Bangun Apartemen Terintegrasi di Stasiun Manggarai, Harga Mulai Rp500 Jutaan
Yang menjadi concern bagi kamu yang akan menyewa apartemen adalah soal pilihan antara tipe studio atau tipe 1 kamar tidur. Mengingat kamu masih bujang (dalam artian tinggal sendiri), pilihan dua tipe ini yang paling mendekati yang kamu butuhkan.
Tentu saja, masing-masing tipe punya kekurangan dan kelebihan, untuk itu kamu perlu pahami dulu kedua tipe ini. Berikut penjelasannya:
Apartemen Tipe Studio
- Tata ruang: Di tipe ini, semua ruang (tempat tidur, ruang tamu, dan dapur) menjadi satu ruangan.
- Luas umum: 18-35 m2.
- Privasi: Karena semua dalam satu rungan, privasi kamu menjadi berkurang, apalagi ketika harus menerima tamu, mereka langsung melihat tempat tidur kamu. Tidak semua orang merasa nyaman jika tempat tidur dimasuki orang lain.
- Harga sewa: Lebih murah (tergantung Lokasi).
- Biaya perawatan: Lebih rendah, karena luasnya yang terbatas dan hanya ada satu ruangan.
- Kapasitas: 1 orang.
- Kecocokan untuk WFH: Kurang/terbatas.
- Menerima tamu: Kurang nyaman.
Baca Juga: Pilih Tinggal di Kos-Kosan Eksklusif atau Co-Living? Pahami Dulu Perbedaannya!
Apartemen Tipe 1 Kamar
- Tata ruang: Di tipe ini, kamar tidur terpisah dari ruang tamu/ruang serbaguna dan dapur.
- Luas umum: 35-60 m2.
- Privasi: Lebih tinggi, karena kamar tidur terpisah sehingga bagian privasi ini tidak langsung terekspos ketika ada orang lain bertamu.
- Harga sewa: Lebih tinggi secara umum.
- Biaya perawatan: Lebih tinggi, karena kamu harus memikirkan dua ruangan, yaitu ruang kamar dan ruang tamu-dapur.
- Kapasitas: 1-2 orang.
- Kecocokan untuk WFH: Lebih nyaman, karena kamu bisa bekerja di ruang tamu/ruang serbaguna.
- Menerima tamu: Lebih nyaman karena di ruangan yang terpisah dari kamar tidur.
Setelah mencermati kedua tipe apartemen ini, maka rekomendasi tipe yang bisa kamu pilih sangat tergantung pada gaya hidupmu.
Baca Juga: Lagi Nyari Rumah Pertama? Kabar Baik, BRI Punya Program 3 Juta Rumah dengan KUR Perumahan
Kamu lebih baik pilih apartemen tipe studio ketika:
- Baru memulai karier.
- Lebih sering bekerja di kantor daripada WFH.
- Mengutamakan lokasi dibanding luas.
- Tinggal sendiri.
- Anggaran masih terbatas.
Tipe ini sangat cocok bagi kamu yang menganggap apartemen hanya sebagai tempat istirahat setelah bekerja.
Artikel Terkait
Kenapa Butuh Surat Keterangan Kerja untuk Ajukan KPR?
Home Sweet Loan Gambaran Nyata Para Pencari Rumah Tempat Tinggal. Opsi Melunasi KPR Lebih Awal Menguntungkan?
Naik Transportasi Umum Pun Butuh Etika untuk Kenyamanan Bersama. Berikut Ini Daftarnya!
Rumah Tapak (Landed House) Atau Apartemen? Simak Dulu Kelebihan Dan Kekurangan Keduanya
Panduan Bagi Kamu Sebagai Anak Baru Untuk Membaca Karakter Rekan Kerja di Kantor
Begini Cara Mendapat Kartu Pekerja Jakarta supaya Kamu Bisa Naik Transportasi Umum Gratis