Minggir ChatGPT, Google Luncurkan Gemini yang Diklaim Bakal Jadi yang Tercanggih Saat Ini

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 10 Desember 2023 | 17:21 WIB
Google meluncurkan Gemini, model AI yang bakal jadi pesaing ChatGPT. (Google)
Google meluncurkan Gemini, model AI yang bakal jadi pesaing ChatGPT. (Google)

PejuangKantoran.com - Setelah setahun terakhir dibikin kalang kabut karena keduluan OpenAI meluncurkan ChatGPT, Google berusaha mengejar ketertinggalannya dengan merilis Gemini. Tentu saja, model AI ini disebutnya sebagai yang terbaik.

Google meluncurkan Gemini yang disertai dengan klaim adanya pembaruan bisnis, fitur-fitur dan tools yang baru, spesifikasi teknologi, dan updates lain yang bisa diakses oleh pengguna.

Google menyebut Gemini mampu memahami teks, gambar, video, dan audio, sehingga bisa dibilang multimodal. Model AI ini akan mampu menyelesaikan tugas-tugas kompleks di bidang matematika, fisika, dan bidang lainnya.

Baca Juga: Tentang Daging Sapi Australia dan Indonesia dalam Angka

“Sejak awal Gemini dibangun menjadi multimodal, yang berarti dapat menggeneralisasi dan memahami dengan lancar, beroperasi dan menggabungkan berbagai jenis informasi termasuk teks, kode, audio, gambar, dan video,” papar Dennis Hassabis, CEO dan salah satu pendiri Google DeepMind.

Selain itu Gemini juga memahami dan menghasilkan kode berkualitas tinggi dalam berbagai bahasa pemrograman.

Beda Gemini dengan model AI lain seperti GPT-4

Ada alasan mengapa Google meyakini bahwa Gemini bakal jadi model AI terbesar dan tercanggih saat ini. Keunggulan Gemini dibandingkan model populer lainnya yang mendukung chatbot AI adalah karakteristik multimodal aslinya.

Jika GPT-4 sebagian besar berbasis teks, Gemini -yang dikembangkan oleh Google dan Alphabet- mampu melakukan tugas multimodal secara native.

GPT-4 lebih mengandalkan plugin dan integrasi agar benar-benar multimodal. Model ini unggul dalam tugas-tugas terkait bahasa seperti pembuatan konten dan analisis teks kompleks, tetapi menggunakan plugin OpenAI untuk melakukan analisis gambar dan mengakses web.

Baca Juga: Ingin Jadi Pekerja Migran Indonesia dan Kerja di Luar Negeri? Ini Persyaratan dan Cara Registrasinya!

Selain itu GPT-4 mengandalkan DALL-E 3 dan Whisper untuk menghasilkan gambar dan memproses audio.

Ada pun Gemini tampaknya lebih fokus pada produk dibandingkan model lain yang tersedia saat ini. Entah Gemini terintegrasi ke dalam ekosistem perusahaan, atau direncanakan untuk itu, karena model ini mendukung perangkat Bard dan Pixel 8.

Model lainnya, seperti GPT-4 dan Meta's Llama, lebih berorientasi pada layanan, dan tersedia untuk berbagai pengembang pihak ketiga untuk aplikasi, tools, dan layanan.

Cara mengakses Gemini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Gizmodo, ZDNet

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X