PejuangKantoran.com - Menurut laporan terbaru, Google Maps akan menghapus Driving Mode pada Februari 2024 mendatang. Sebelumnya aplikasi pemandu arah ini otomatis akan mengaktifkan Driving Mode begitu terkoneksi dengan Bluetooth.
Kabar ini dihembuskan oleh tim 9to5Google yang melakukan dekompilasi versi terbaru aplikasi Google. Mereka menemukan bahwa ada beberapa cuplikan kode yang menunjukkan bahwa Google Maps akan menghapus Driving Mode.
Baca Juga: Pria dari Australia Menangkan Kejuaraan Dunia Microsoft Excel, Jago Banget Bikin Formula Spreadsheet
Selama ini, ketika menggunakan Google Maps untuk navigasi, akan muncul bilah hitam di bagian bawah saat kamu mulai mengemudi.
Jadi, ada opsi untuk memanggil Assistant di sebelah kiri, dan dasbor di sebelah kanan, yang memungkinkan kamu untuk mendengarkan podcast, melakukan panggilan, dan mengirim pesan.
Singkatnya, ini menjadi cara cepat untuk melakukan hal-hal lain saat kamu mengemudi.
Namun, string di versi baru aplikasi Google Maps bertuliskan, "Tampilan ini akan hilang pada Februari" dan "Untuk menelepon, mengirim pesan, atau memutar media saat menavigasi, ketuk mikrofon untuk menggunakan Asisten".
Apakah akan ada fitur pengganti?
Pada 2022 lalu, Google telah menutup Assistant Driving Mode karena mengklaim bahwa kebanyakan orang lebih suka menggunakan Driving Mode di Maps.
Assistant Driving Mode adalah dasbor yang didukung oleh Assistant dan menyediakan akses cepat ke navigasi, kontrol audio, serta panggilan cepat telepon dan chat.
Jika benar Google Maps akan menghapus Driving Mode, sejumlah pengamat menyebut hal itu sebagai kemunduran. Sebab, fitur tersebut sudah sangat vital untuk membantu banyak orang dalam mengemudi.
Baca Juga: Ribuan Warga Paris Ingin Jadi Satpam, Ada Apa?
Namun, sepertinya Google memiliki rencana tersendiri.
Jika Driving Mode dihilangkan, ada kemungkinan pengguna Google Maps akan didorong untuk menggunakan mode navigasi Google Maps. Ini adalah metode input suara yang relatif baru dan lebih cepat dengan feedback visual.
Jadi, Google sepertinya ingin orang-orang mulai menggunakan suara mereka untuk mengeluarkan perintah ketika mengemudi.
Artikel Terkait
Kabar Terbaru Celine Dion yang Derita Stiff Persons Syndrome, Kini Sulit Kendalikan Otot-ototnya
Career Cushioning, Tren Dunia Kerja yang Disebut Bakal Ramai Terjadi pada 2024
9 Istilah di Dunia Kerja yang Sempat Jadi Tren di TikTok pada 2023
Lebih dari 70% Lowongan Kerja di Republik Ceko Dibuka untuk Tenaga Kerja Asing, Kamu Berminat?
Catat! Ini Jadwal Long Weekend di 2024 agar Tak Buang-buang Jatah Cuti Kantor
Liburan Tahun Baru 2024 di Jepang, Cek Dulu Kondisi Ini
Berperan sebagai Intel di 13 Bom di Jakarta, Ganindra Bimo Mati-matian Belajar Tidak Berkedip saat Menembak