PejuangKantoran.com - Pemerintah Jepang memperbarui peraturan lowongan sopir atau pengemudi pekerja asing tak hanya untuk bus, truk, dan taksi.
"Kebijakan ini untuk menjawab kekurangan tenaga sopir atau pengemudi lokal yang kini terjadi," kata pernyataan terkini Kementerian Tenaga Kerja Jepang dalam pernyataan di laman japantoday edisi Senin, 29 Januari 2024.
Kebijakan terbaru itu berkaitan juga dengan tahun permulaan anggaran baru negara setiap Maret dalam tahun.
Lowongan
Lebih lanjut, lowongan sopir atau pengemudi bagi warga asing dibuka untuk beragam sektor.
Selain sopir atau pengemudi bus, truk, dan taksi perkotaan, lowongan juga merambah ke sektor industri pabrikan, kehutanan, bahkan perkeretaapian.
"Kami membuka lowongan pengemudi untuk warga asing sejak 2019," kata pernyataan Kementerian Tenaga Kerja Jepang.
Kebijakan berkenaan dengan pengemudi asing terealisasi, misalnya, dalam peraturan visa Jepang.
Pada tes kerja, warga asing calon sopir atau pengemudi diwajibkan mampu berbahasa Jepang.
"Calon juga wajib menunjukkan langsung keahlian mengemudi," kata peraturan itu.
Visa Jepang, dalam aturan teranyarnya pun memberikan kemudahan bagi warga asing pemegangnya tinggal selama lima tahun di Jepang.
Di dalam kemudahan visa Jepang itu ada peraturan bagi warga asing pemegangnya boleh tinggal di Jepang membawa anak dan istri.
Sampai dengan Maret 2024, Jepang membidik pemegang visa Jepang bagi warga asing sebanyak 345150 orang.
Sampai dengan November 2023, target itu sudah 200000 terealisasi.
Artikel Terkait
Milenial Merapat, Samesta Parayasa Wujudkan Konsep TOD, Perumnas dan KAI Bangun Stasiun Lumpang Parayasa
Cuma dalam Sehari, Capres Prabowo Sambangi 4 Titik Pendukung dari Subang hingga Banten
Rekrutmen CPNS Gede-gedean di 2024, Kental Isu Politik Jelang Pemilu?
Palestina Vs Qatar 16 Besar Piala Asia 2023, Harapan Selebrasi di Tengah Perang
Support Local Pride, Sepatu Gibran X Aerostreet Laris Manis Lebih dari 100 Pasang Sehari
Lowongan Kerja Junior Consultant of Finance di Ernst & Young, Pengalaman 1-2 Tahun sebagai Konsultan
Lebih Banyak CEO yang Berniat Mengadakan Pelatihan AI ketimbang Mengganti Karyawan dengan AI
Fahri Hamzah: "Jangan Mengambil Keputusan tentang Pemimpin karena Marah dan Kecewa"
7 dari 10 Generasi Muda Singapura Anggap Nikah Enggak Begitu Penting
Peluncuran Becak Listrik (CakPro) Pertama di Indonesia, Cari Nafkah Sambil Zero Emisi