Prabowo Sebut Indonesia Darurat Dokter, Butuh 10.000 Dokter dan Bakal Buka 300 Fakultas Kedokteran

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 5 Februari 2024 | 10:00 WIB
ilustrasi dokter (PIXABAY/Semevent)
ilustrasi dokter (PIXABAY/Semevent)

PejuangKantoran.com - Prabowo Subianto mendorong program menyekolahkan 10.000 dokter sebagai upaya menutup kekurangan ratusan ribu dokter di Tanah Air. Dia juga punya program untuk membuat 300 fakultas kedokteran Prabowo.

Menyoal 10.000 dokter dan 300 fakultas kedokteran Prabowo ini diungkapkannya saat debat terakhir capres 2024 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (4/2).

Menurut Prabowo, pemerintah harus mengambil langkah darurat untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat, termasuk menyiapkan 300 fakultas kedokteran Prabowo. 

"Saya kira masalah sudah cukup jelas, kita kekurangan 140.000 dokter," tutur Prabowo. 

Baca Juga: 9 Warna Pintu Rumah yang Cocok untuk Feng Shui, Jangan Salah Pilih

Ia menjelaskan langkah menyekolahkan dokterbisa dilakukan dengan sejumlah metode, yakni mengirim mereka belajar atau mendorong ahli untuk mengajar para calon dokter. Prabowo juga mengusulkan penambahan fakultas kedokteran di Indonesia. 

"Saya setuju juga mengundang profesor-profesor mengajar di kita. Saya usulkan bahwa dari 92 fakultas kedokteran, kita tingkatkan 300 fakultas kedokteran." 

Namun bukan cuma itu yang disorotnya, permasalahan di lapangan yang terjadi banyak. Prabowo memberi contoh nyata yang terjadi di Atambua, Nusa Tenggara Timur.

Daerah tersebut hanya memiliki 1 dokter yang harus melayani sejumlah kabupaten. Padahal, daerah itu seharusnya memiliki belasan dokter. 

Baca Juga: Nasib 12 Shio di Tahun Naga Kayu: 5 Shio yang Bisa Jadi Kaya di 2024

"Di Atambua, ada 1 Rumah Sakit yang seharusnya ada 16 dokter, dokternya hanya 1 orang. Jadi dia kewalahan, dia harus melayani 3 kabupaten," jelas Prabowo. 

 “Di bidang kesehatan kita akan membangun rumah sakit modern di setiap kabupaten dan kota, dan Puskesmas modern di setiap desa di seluruh Indonesia,” kata Prabowo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X