Sudah Dua Dekade, Militer Amerika Serikat Tak Buka Lowongan Kerja

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Rabu, 28 Februari 2024 | 13:01 WIB
Potret Donald Trump Mantan Presiden Amerika Serikat (Instagram @realdonaldtrump)
Potret Donald Trump Mantan Presiden Amerika Serikat (Instagram @realdonaldtrump)

PejuangKantoran.com - Militer Amerika Serikat tak buka lowongan kerja baik untuk personel maupun penugasan, sudah dua dekade.

"Tak ada lowongan kerja sejak masa pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan kini juga di masa Presiden Joe Biden," kata pernyataan dokumen Pentagon, markas besar militer Amerika Serikat, dalam informasi pada associatedpress.com, edisi Rabu 28 Februari 2024.

Pentagon mengatakan, sejak masa dua dekade itu, rencana 24000 posisi kerja di militer atau angkatan bersenjata Amerika Serikat tidak terwujud.

Sebagai gantinya, Amerika Serikat memilih fokus untuk bersaing dengan China dan Rusia di bidang pertahanan dan keamanan global.

Saat berkonfrontasi di Afganistan, jumlah tentara Amerika Serikat bengkak jumlahnya menjadi 600000 personel.

"Setelah konflik di Afganistan, jumlah tentara Amerika Serikat makin berkurang," kata dokumen Pentagon itu.

Militer Amerika Serikat

Tiga angkatan yakni darat, laut, dan udara militer Amerika Serikat pada 2023 gagal memenuhi target rekrutmen.

Untuk meningkatkan jumlah personelnya, pihak militer Amerika Serikat datang ke kampus-kampus di daerah urban demi mempromosikan peminatan menjadi tentara, khususnya kepada Generasi Z atau Gen Z.

Generasi Z atau Gen Z adalah generasi yang lahir pada kurun waktu 1997 sampai dengan 2012.

Saat ini, target tenaga kerja tentara Amerika Serikat di bidang struktur adalah 494000 orang.

Sementara, target capaian jumlah tentara aktif yang bertugas di perang terbuka adalah 445000 personel.

Dokumen teranyar Pentagon juga menyebutkan bahwa kebutuhan tentara Angkatan Darat Amerika Serikat adalah 470000 personel.

Sementara itu, data juga menyebut bahwa Generasi Z atau Gen Z di Amerika Serikat banyak yang tak berminat pada profesi tentara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X