PejuangKantoran.com - Banyak karyawan merasa tak puas dengan gajinya, tetapi ternyata tidak semua orang mau meminta kenaikan gaji. Lebih-lebih lagi, kaum perempuan.
Buktinya, lebih dari separuh perempuan di seluruh dunia tidak pernah meminta kenaikan gaji, begitu menurut sebuah studi yang digelar oleh situs pencari kerja Indeed tahun 2024.
Baca Juga: Keuntungan Relokasi Karyawan Bikin Kamu Nggak Ragu Lagi untuk Pindah Lokasi Pekerjaan
Padahal, dari 43% yang meminta kenaikan gaji, tiga dari empat di antaranya menerima kenaikan gaji yang diajukannya.
Sulitnya mereka menerima kenaikan gaji mungkin karena mereka jarang menerima pengakuan atas hasil kerja mereka.
Terbukti, 61% perempuan di seluruh dunia meyakini bahwa mereka harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan pengakuan atas hasil kerja mereka dibandingkan karyawan pria.
Survei Indeed, yang mensurvei lebih dari 14.500 wanita di 11 negara, juga menemukan persentase wanita yang meminta kenaikan gaji di setiap negara yang disurvei.
Baca Juga: Tahun Ini THR PNS akan Dibayarkan 100 Persen, Kapan Paling Lambat Harus Dibayarkan Perusahaan?
Ternyata, ada satu negara Asia yang kaum perempuannya paling percaya diri, yaitu India. Sebanyak 65% perempuan India mengatakan bahwa mereka pernah meminta kenaikan gaji di masa lalu.
"Responden perempuan di India secara konsisten lebih optimis dibandingkan dengan rekan-rekan mereka di seluruh dunia," ujar Nishita Lalvani, direktur pemasaran untuk India dan Asia Tenggara di Indeed.
Perempuan India juga merasa lebih puas dengan langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan untuk mengatasi kesenjangan upah berdasarkan gender.
Di luar dugaan, negara yang kaum perempuannya paling tidak percaya diri dalam hal meminta kenaikan gaji adalah perempuan di Jepang dan Singapura.
Baca Juga: 4 Alasan Gen Z atau Generasi Z Pekerja Wajib Memiliki Asuransi Sejak Dini
Hanya 13% perempuan di Jepang dan 32% di Singapura yang mengatakan bahwa mereka pernah meminta kenaikan gaji.
Kira-kira apa alasan mereka tidak meminta kenaikan gaji?
Artikel Terkait
Merenungkan Kisah Sengsara Yesus Kristus Melalui Jalan Salib
Hari Perempuan Internasional 8 Maret, Keresahan Kesetaraan Bermula dari Perempuan Buruh
Penetapan 8 Maret Hari Perempuan Internasional, Nyaris Salah Tanggal
Ada Dominasi 3 Warna Ini di Hari Perempuan Internasional 8 Maret
4 Negara Rayakan Khusus Hari Perempuan Internasional 8 Maret
Duh, Jawa Barat Jadi Provinsi Pencari Kerja Terbanyak di Indonesia Tahun 2023!
Ternyata, Ini Satu Hal yang Bikin Joko Anwar Sangat Mengidolakan Reza Rahadian