Alumni Harvard Semakin Sulit Mencari Pekerjaan, Kalah dari Universitas Bergengsi Lain

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 29 Desember 2024 | 21:25 WIB
Alumni MBA dari Harvard Business School kesulitan mendapatkan pekerjaan sepanjang tahun 2024. (Freepik/Tenita Triwisuda)
Alumni MBA dari Harvard Business School kesulitan mendapatkan pekerjaan sepanjang tahun 2024. (Freepik/Tenita Triwisuda)

PejuangKantoran.com - Meski gaji yang diterima oleh alumni Harvard Business School (HBS) tahun 2024 meningkat, tetapi ini bukan berita baik bagi para pemilik gelar Master of Business Administration (MBA) yang sedang mencari pekerjaan.

Faktanya, hampir seperempat dari alumni MBA dari universitas bergengsi tersebut masih menganggur, karena tidak dapat menemukan pekerjaan tahun ini. Ini merupakan jumlah terbesar dari alumni Harvard yang berjuang di pasar dalam satu dekade terakhir.

Sebenarnya, tidak terlalu mengherankan karena pada dekade ini kesulitan ekonomi semakin meluas. Belum lagi dengan adanya pandemi selama beberapa tahun.

Baca Juga: Garuda Indonesia Group Catatkan Peningkatan Penumpang pada Peak Season Natal dan Tahun Baru 2025

Harvard kalah dari universitas bergengsi lainnya

Angka penempatan alumni HBS di pasar kerja berada di bawah kampus business school yang masuk kelompok M7 (Magnificent 7), termasuk Stanford University, Wharton School, Columbia University, Kellogg School of Management, dan University of Chicago Booth School of Business.

Hanya satu pengecualian, yaitu MIT Sloan, yang setara dengan HBS.

Wharton School, yang memiliki 11 poin persentase lebih tinggi dari Harvard, memiliki tingkat penerimaan 88% tahun ini.

Hasil suram tersebut tidak akan membantu Harvard dalam pemeringkatan program MBA terbaik versi U.S. News yang akan datang karena mempertimbangkan statistik penempatan.

Selama bertahun-tahun, HBS memang telah tertinggal dalam hal peringkat. Saat ini mereka berada di posisi keenam di U.S. News.

Baca Juga: 10 Destinasi Liburan Akhir Tahun yang Menarik di Singapura

Harus menurunkan ekspektasi

Salah satu mahasiswa Harvard Business School mengatakan bahwa ini jelas merupakan pasar yang buruk.

“Namun, sebagian besar teman saya yang menurunkan ekspektasi berhasil mendapatkan posisi yang bagus,” ujarnya.

Meski begitu, perlu diingat bahwa mahasiswa HBS cenderung berasal dari keluarga dan latar belakang yang kaya sehingga mereka dapat bertahan selama beberapa bulan meskipun menganggur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: MBA Watch

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X