Soal Kepsek SMPN 1 Prabumulih yang Dimutasi, Wali Kota dan Disdik Punya Dua Pendapat Berbeda

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 17 September 2025 | 19:56 WIB
Polemik soal mutasi Kepala SMPN 1 Prabumulih ini akibat menegur anak Wali Kota yang membawa mobil ke sekolah akhirnya memunculkan dua versi cerita yang berbeda. (Instagram @smpn1prabumulih)
Polemik soal mutasi Kepala SMPN 1 Prabumulih ini akibat menegur anak Wali Kota yang membawa mobil ke sekolah akhirnya memunculkan dua versi cerita yang berbeda. (Instagram @smpn1prabumulih)

PejuangKantoran.comWali Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Arlan, akhirnya angkat bicara mengenai kabar pemindahan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah.

Isu ini sempat ramai karena Roni disebut-sebut dimutasi lantaran menegur anak Arlan yang membawa mobil ke sekolah.

Melalui unggahan video di akun Instagram resminya, @cak.arlan_official, pada Selasa (16/9/2025), Arlan membantah kabar tersebut.

Baca Juga: Ghost Vacationing, Tren Liburan Diam-Diam yang Mulai Marak di Dunia Kerja

Ia menegaskan bahwa informasi Roni dimutasi karena menegur anaknya adalah berita bohong atau hoaks.

“Saya sebagai Wali Kota Prabumulih mengucapkan permohonan maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat Kota Prabumulih,” ujar Arlan dalam video, didampingi Wakil Wali Kota Franky Nasri dan Inspektur Prabumulih Indra Bangsawan.

Belum ada mutasi, hanya teguran

Arlan mengatakan, sampai saat ini dirinya belum pernah memutasi Roni dari jabatan kepala sekolah. Ia hanya pernah menegur Roni, tetapi teguran itu tidak ada kaitannya dengan anaknya.

Menurut Arlan, teguran tersebut disampaikan karena ada kasus lain di SMPN 1 yang membuat sejumlah siswa tidak betah belajar di sana.

“Masalah berita yang hoaks itu, di media dikatakan Pak Roni sudah diganti. Itu tidak benar. Saya baru menegur Pak Roni karena ada masalah di sekolah.

Baca Juga: Reshuffle, Prabowo Lantik 11 Menteri Baru dan Erick Thohir Jadi Menpora

"Kasusnya juga sudah diberitakan di media massa. Guru yang terlibat sudah dipindahkan,” jelas Arlan.

Terkait tuduhan anaknya membawa mobil ke sekolah, Arlan kembali menegaskan hal itu tidak benar. Ia mengatakan anaknya selalu diantar, bukan mengendarai mobil sendiri.

“Berita anak saya membawa mobil itu hoaks. Anak saya diantar. Kalau hal ini menimbulkan kegaduhan, saya minta maaf kepada Pak Roni dan masyarakat,” tambahnya.

Versi Dinas Pendidikan berbeda

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: CNN Indonesia, Detiknews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X