Masih Ngeles, Begini Jawaban Bupati Aceh Selatan Mengapa Tetap Umrah di Tengah Bencana

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 10 Desember 2025 | 18:00 WIB
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS memberikan alasan mengapa dirinya tetap berangkat umrah di tengah bencana yang melanda wilayah yang dipimpinnya. (Tangkapan Layar YouTube)
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS memberikan alasan mengapa dirinya tetap berangkat umrah di tengah bencana yang melanda wilayah yang dipimpinnya. (Tangkapan Layar YouTube)

PejuangKantoran.com - Setelah membuat surat pernyataan bahwa pihaknya tak sanggup mengatasi bencana banjir dan longsor di Aceh, Kamis (27/11/2025), Bupati Aceh Selatan Mirwan MS malah berangkat umrah.

Foto-foto Mirwan MS dan istri ketika sedang umrah di Mekkah, Arab Saudi, diunggah oleh Almisbah Travel, biro perjalanan yang digunakan oleh Mirwan. Foto-foto Mirwan yang tampak sumringah saat umrah beredar luas di media sosial sejak 5 Desember 2025.

Kontan Mirwan menerima banyak kecaman dari warganet, yang menganggapnya nir empati, mengingat warga di wilayah yang dipimpinnya masih belum mendapat pertolongan yang memadai.

Baca Juga: Bupati Aceh Selatan Kepergok Lagi Umrah bersama Istri usai Nyatakan Tak Sanggup Atasi Bencana

Kepergian Mirwan pun disebut-sebut tanpa persetujuan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, karena surat permohonan Mirwan tidak ditandatangani oleh gubernur.

Kini, alasan Bupati Aceh Selatan Mirwan MS tetap pergi umrah di saat wilayahnya dilanda bencana diungkap oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

"Yang bersangkutan saya tanya, menyatakan bahwa sudah punya nazar. Saya enggak tahu nazar apa, dan kemudian melaksanakan ibadah umrah," ujar Tito, saat konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Meskipun ada pengakuan mengenai nazar tersebut, Tito menyayangkan sikap Mirwan. Menurut Tito, ibadah yang paling utama bagi pemimpin adalah membantu rakyatnya yang sedang kesulitan saat terjadi bencana.

"Saya sampaikan kepada yang bersangkutan bahwa membantu masyarakat, rakyat, itu ibadah paling utama, apalagi yang sedang dalam keadaan bencana, kesulitan," sambung Tito.

Mirwan MS disebutnya sempat berdalih sudah membantu penanganan bencana sebelum berangkat umrah. Meski begitu, Tito menyampaikan pada Bupati Aceh Selatan itu bahwa ada masalah-masalah lain yang seharusnya diselesaikan.

Baca Juga: Bupati Aceh Selatan Abaikan Larangan Gubernur Mualem untuk Pergi Umrah di Tengah Bencana

"Jadi tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan terus pergi begitu. Ada persoalan yang harus diselesaikan, dan itu membutuhkan leadership, kepemimpinan. Apalagi (dia) bupati yang dipilih rakyat," lanjutnya.

Selain itu, umrah merupakan ibadah yang bersifat sunah. Jadi, sebenarnya bisa ditunda jika ada hal lain yang lebih penting untuk dilakukan.

"Sementara ini masyarakat, membantu rakyat, itu ibadah juga, dan ibadah menurut saya ibadah yang utama gitu," kata Tito.

Atas keputusannya yang dinilai tidak tepat tersebut, Mirwan MS diberhentikan sementara dari jabatan Bupati Aceh Selatan selama tiga bulan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Kompas.com, Detik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X