PejuangKantoran.com - Penjualan struk pembelian fiktif untuk keperluan klaim reimburse tengah menjadi sorotan setelah viral di media sosial.
Sejumlah toko di platform e-commerce diketahui secara terbuka menawarkan struk palsu dengan berbagai kategori transaksi, mulai dari pembelian bahan bakar di SPBU, restoran, hingga kebutuhan harian.
Harga yang dipatok pun relatif murah, sekitar Rp25.000 per lembar, membuat praktik ini semakin mudah diakses.
Baca Juga: Pintu Kamar Mandi Hotel dengan Kaca Buram Ternyata Tidak Disukai Tamu hingga Muncul Petisi
Struk fiktif tersebut dipasarkan lengkap dengan keterangan fungsi, seperti untuk klaim makan, BBM, atau biaya operasional kantor. Menariknya, produk ditampilkan tanpa upaya penyamaran, disertai foto contoh struk, ulasan positif, serta angka penjualan yang cukup tinggi.
Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa praktik penggunaan struk palsu untuk klaim penggantian biaya telah berlangsung luas dan sistematis.
Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran serius, terutama terkait potensi manipulasi dalam sistem reimburse di perusahaan maupun lembaga. Penggunaan struk fiktif jelas melanggar prinsip kejujuran dan integritas dalam pengelolaan keuangan.
Baca Juga: 7 Fitur yang Bakal Jadi Andalan Smartphone Flagship di Tahun 2026. Apa yang Menjadi Fitur Utamanya?
Lebih dari itu, tindakan tersebut berpotensi masuk ke ranah pidana apabila menyebabkan kerugian finansial, baik bagi perusahaan swasta, institusi publik, maupun negara.
Maraknya penjualan struk palsu juga menjadi alarm bagi perusahaan dan instansi untuk memperketat sistem verifikasi klaim, termasuk penggunaan teknologi digital, audit internal yang lebih ketat, serta edukasi kepada karyawan mengenai konsekuensi hukum dari praktik manipulatif.
Tanpa pengawasan yang memadai, celah ini berisiko merusak kepercayaan dan tata kelola keuangan yang sehat.
Artikel Terkait
Platform Video Vimeo Mem-PHK Karyawan Globalnya usai Diakuisisi Pemilik WeTransfer
Jaringan Toko Retail Barang Mewah Amerika Saks Global Mengajukan Kebangkrutan
Jangan Salah Pilih, Ini 9 Jenis Pakaian yang Sebaiknya Tidak Dibeli dengan Cara Thrifting
Prilly Latuconsina Pasang Badge 'Open to Work' di LinkedIn, Warga: 'Sanggup Bayar Gajinya, Nggak?'
7 Tempat yang Lebih Aman untuk Menyimpan Kunci Cadangan Kalau Kamu Tak di Rumah
Ini Alasan CEO Starbucks Brian Niccol Punya Hak Naik Pesawat Perusahaan untuk Urusan Pribadi
6 Makanan yang Tak Boleh Dimakan Setelah Tanggal Kedaluwarsa
Dituduh Merekam Pembicaraan Pribadi, Google Harus Bayar 68 Juta Dollar Meski Ngaku Tidak Bersalah
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Membuka Lowongan Kerja Staf Communication & Impact
Film 'Cerita Lila' Menjadi Momen Pertama Lutesha Memainkan Tokoh Single Mother. Siapa Inspirasinya?