6 Makanan yang Tak Boleh Dimakan Setelah Tanggal Kedaluwarsa

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 30 Januari 2026 | 09:20 WIB
Ilustrasi: Sindrom nasi goreng berkaitan dengan makanan yang dipanaskan, dan dibiarkan di suhu ruangan dalam waktu lama. (Freepik)
Ilustrasi: Sindrom nasi goreng berkaitan dengan makanan yang dipanaskan, dan dibiarkan di suhu ruangan dalam waktu lama. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Tanggal kedaluwarsa (expiration date) pada makanan bukan sekadar angka pada kemasan, itu menandai batas terakhir produk tersebut aman untuk dikonsumsi.

Berbeda dengan label seperti sell-by atau best before yang lebih berkaitan dengan kualitas rasa dan tekstur, kedaluwarsa menunjukkan kapan makanan bisa menjadi berbahaya bagi kesehatan jika masih dikonsumsi setelah tanggal itu berlalu.

Menurut dokter dan ahli kesehatan, ada beberapa jenis makanan yang harus dibuang begitu melewati tanggal kedaluwarsa karena risiko pertumbuhan bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Baca Juga: Ini Alasan CEO Starbucks Brian Niccol Punya Hak Naik Pesawat Perusahaan untuk Urusan Pribadi

1. Daging mentah seperti ayam, sapi, dan babi sangat berisiko setelah expired. Bakteri seperti Salmonella dan E. coli dapat berkembang dengan cepat, terutama jika tidak langsung dimasak.

2. Begitu pula ikan dan makanan laut mentah,  teksturnya yang cepat rusak membuatnya menjadi tempat berkembangnya bakteri begitu masa simpannya lewat.

3. Produk daging olahan siap santap, seperti deli meat dan cold cuts, juga tidak boleh dikonsumsi setelah tanggalnya habis. Daging jenis ini rentan terhadap pertumbuhan Listeria, bakteri yang tetap bisa berkembang meskipun produk disimpan di lemari pendingin.

Baca Juga: Mengapa Kopi Decaf Pilihan Paling Aman Bagi Kamu yang Punya Masalah Lambung dan Jantung Berdebar?

4. Salad siap pakai dalam kemasan merupakan contoh lain yang sebaiknya dibuang setelah expired. Seiring tanggalnya mendekati batas terakhir, jumlah bakteri dalam salad bisa meningkat secara signifikan, menjadikannya tidak aman untuk disantap.

5. Keju lunak yang tidak dipasteurisasi, seperti brie atau feta, juga termasuk dalam kelompok yang berbahaya setelah melewati kedaluwarsa. Bakteri seperti Listeria dapat tumbuh pada jenis keju ini lebih mudah dibanding keju keras.

6.Jamur (mushrooms) yang terlihat berlendir atau berubah warna harus dibuang. Bakteri atau toksin yang berbahaya bisa berkembang pada jamur yang sudah kadaluarsa, dan konsumsi jamur semacam itu bisa menyebabkan gejala keracunan makanan yang serius

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X