5 Hal Mengapa Padel Menjadi Salah Satu Olahraga Gen-Z yang Cocok Dimainkan Bareng Rekan Kerja Sepulang Aktivitas Kantor

photo author
Adhityaswara Nuswandana, Pejuang Kantoran
- Jumat, 5 Juni 2026 | 11:13 WIB
Padel Menjadi Olahraga yang Populer Karena Kemampuannya Menjadi Wadah Interaksi Sosial Sehingga Bisa Dimainkan Bersama Rekan Kerja Sepulang Kantor (freepik)
Padel Menjadi Olahraga yang Populer Karena Kemampuannya Menjadi Wadah Interaksi Sosial Sehingga Bisa Dimainkan Bersama Rekan Kerja Sepulang Kantor (freepik)

PejuangKantoran.com - Padel kini menjadi salah satu tren olahraga paling populer di kalangan Gen-Z, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Lebih dari sekadar aktivitas fisik, padel telah bergeser menjadi bagian dari gaya hidup modern yang menggabungkan olahraga, interaksi sosial, dan hiburan.

Banyak lapangan padel yang dibuka dekat dengan area perkantoran sehingga memudahkan karyawan Gen-Z menghabiskan waktu bersama setelah pulang kerja. Berikut adalah alasan mengapa padel sangat cocok bagi Gen-Z untuk menghabiskan waktu bersama rekan kantor:

  1. Mempererat Kerja Sama Tim (Team Bonding). Padel dimainkan dalam format ganda (2 lawan 2), yang secara otomatis menuntut kerja sama tim yang solid. Berbeda dengan olahraga individu yang cenderung kompetitif secara personal, padel memberikan ruang untuk membangun obrolan santai di lapangan, sehingga mampu mempererat hubungan antar rekan kerja di luar lingkungan profesional.
  2. Ramah Pemula dan Mudah Dipelajari. Padel olahraga yang mudah dipelajari dan tidak perlu keahlian tinggi. Partner yang lebih baik teknik permainannya bisa “menggendong” partner yang lebih lemah, aturan bermain padel pun tergolong mudah dan cepat dimengerti. Rekan kantor dengan berbagai tingkat kebugaran dapat langsung ikut bermain tanpa harus menjadi atlet profesional.
  3. Mengurangi Stres Setelah Bekerja. Aktivitas fisik seperti padel memicu pelepasan hormon endorfin yang berfungsi meredakan stres dan meningkatkan suasana hati. Interaksi sosial selama permainan juga membantu mengurangi risiko depresi, menjadikan sesi bermain padel sebagai cara yang menyenangkan bagi karyawan untuk rileks setelah seharian menatap layar komputer.
  4. Fasilitas Premium dan Estetika Visual. Gen-Z seperti kita pasti menghargai pengalaman yang orientasinya kepada lifestyle dan nilai visual untuk asupan sosial media kita. Tampilan lapangan padel yang premium menyediakan itu semua. Konsep ala-ala beach club, sampai modern nan minimalis tersedia untuk asupan konten kita.
  5. Efisien dalam Membakar Kalori. Pergerakan padel sangat dinamis. Walaupun terasa olahraga sosial yang tidak terlalu menghabiskan “energi”, padel sebenanya bisa menjadi olahraga cardio pembakar kalori yang baik. Bermain intens 2 jam dengan model americano memberikan pengalaman tersendiri buat kita, karena bermain “terus-terusan” dengan istirahat yang tidak terlalu lama.

Baca Juga: Kenapa Lapangan Padel Menggunakan Rumput Sintetis Bukan Beton atau Clay Seperti Lapangan Tennis, Serta Berwarna Cerah?

Baca Juga: Panduan Menentukan Raket Padel Berdasarkan Bentuk, Bahan, dan Karakter Lubang Raket

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Adhityaswara Nuswandana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X