Selama Bulan Puasa Kamu Masih Boleh Berbuka Puasa di KRL Selama 1 Jam

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 18 April 2023 | 19:23 WIB
Ilustrasi kereta api. PT KAI Daop 1 Jakarta sudah memberangkatkan sebanyak 38.600 penumpang mudik dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. (Foto: PT KAI)
Ilustrasi kereta api. PT KAI Daop 1 Jakarta sudah memberangkatkan sebanyak 38.600 penumpang mudik dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. (Foto: PT KAI)

PejuangKantoran. com - Jam pulang kantor sudah tiba. Akhirnya besok bisa mulai cuti bersama

Momen-momen buka puasa di jalan dan di KRL seharusnya sudah tak lagi berlanjut, kecuali buat kamu yang tak dapat jatah libur saat cuti bersama. 

Meski demikian, jangan khawatir, seperti kamu tahu di jam buka puasa, kamu masih bisa buka puasa di dalam KRL selama perjalanan.

Hal ini diungkapkan dalam laman resmi KAI.

Baca Juga: Akhirnya, Polda Lampung Resmi Hentikan Kasus Pelaporan TikToker Bima Yudho Saputro

"Selama Bulan Ramadan, KAI Commuter memberlakukan aturan khusus kepada pengguna saat waktu buka puasa di dalam perjalanan commuterline," tulis KRL.

"Saat masuk waktu berbuka puasa, para pengguna sedang dalam perjalanan menggunakan commuterline diperbolehkan untuk membatalkan puasanya dengan makanan dan minuman ringan hingga satu jam setelah waktu berbuka puasa. Petugas akan menginformasikan waktu untuk berbuka puasa."

Hanya saja yang harus diingat, makanan dan minuman berbuka puasa juga tidak boleh berlebihan ya. Apalagi kalau tiba-tiba berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang berbau menyengat, misalnya jengkol, petai, atau bahkan durian. 

Baca Juga: Hari Terakhir Ngantor, Cek Tips Buka Puasa di MRT Kalau Masih Pulang Kantor Desak-desakan

 

"KAI Commuter mengimbau para pengguna saat berbuka puasa tetap disiplin menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan."

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalkan ketidaknyamanan bagi orang lain:

  1. Bersihkan tempat duduk atau area sekitar setelah makan dan pastikan tidak ada sisa makanan atau minuman yang tertinggal.
  2. Gunakan wangi-wangian yang tidak terlalu kuat agar tidak mengganggu orang lain di sekitar Anda.
  3. Berbuka puasa dengan makanan atau minuman yang tidak berbau menyengat atau terlalu kuat, seperti air putih, buah-buahan, atau makanan ringan yang tidak berbau tajam atau amis.
  4. Jangan berisik atau terlalu bersemangat dalam berbicara atau tertawa sehingga tidak mengganggu orang lain di sekitar Anda.

Namun, sebaiknya jika memungkinkan, lebih baik untuk menunggu sampai turun dari kendaraan umum dan kemudian berbuka puasa di tempat yang lebih tepat, seperti di masjid atau di rumah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: KAI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X