PejuangKantoran.com - CEO Google dan Alphabet Sundar Pichai menerima total kompensasi senilai 226 juta dollar pada tahun 2022, berkat penghargaan saham besar-besaran.
Hal ini terlepas dari fakta bahwa raksasa teknologi tersebut mempersiapkan PHK terbesar dalam sejarah, di tengah laba iklan dan harga saham yang jatuh.
Baca Juga: August D Cerita Trauma dan Kecelakaan Motor di MV “Amygdala”
Mayoritas pendapatan Pichai pada 2022 adalah paket ekuitas senilai 218 juta dollar pada akhir tahun lalu, menurut pengajuan Securities and Exchange Commission pada 21 April.
Di luar itu dia juga menerima gaji pokok 2 juta dollar, setara dengan sebagian besar CEO perusahaan teknologi raksasa, dan hampir 6 juta dollar dalam pembayaran terkait dengan keamanan pribadinya.
Di bawah rencana kompensasinya, Pichai menerima penghargaan ekuitas setiap tiga tahun sesuai persetujuan dewan Alphabet. Paket ekuitas terdiri atas unit saham terbatas dan unit saham berbasis kinerja yang diberikan selama tiga tahun.
Pichai telah menerima tiga penghargaan saham senilai 200 juta dollar plus sejak mengambil alih sebagai CEO Google pada tahun 2015.
Tetapi dalam pembayaran terbarunya, dewan Alphabet meningkatkan bagian unit saham berbasis kinerja menjadi 60 persen dari 43 persen, menurut pengajuan pada Jumat.
Itu berarti vesting ekuitas ini akan lebih bergantung pada kinerja Pichai dalam tiga tahun ke depan.
Baca Juga: Melly Goeslaw Sukses Turunkan Berat Badan Setelah Operasi Potong Lambung
Pichai tidak menerima penghargaan saham pada tahun 2021 dan 2020. Total kompensasinya dalam dua tahun itu masing-masing mencapai sekitar 6,3 juta dan 7,4 juta dollar.
Penghasilan Sundar Pichai yang sangat besar pada tahun 2022 jauh melebihi rasio pembayaran CEO Google. Eksekutif senior Alfabet lainnya menghasilkan jauh lebih sedikit daripada Pichai tahun lalu.
Prabhakar Raghavan, Head of Knowledge and Information Google, dan Chief Business Officer Philipp Schindler masing-masing menerima 37 juta dollar untuk gaji dan bonus.
Sedangkan CFO Ruth Porat dan Chief Counsel Kent Walker masing -masing dibayar sekitar 24,5 juta dollar.
Untuk Google sendiri, 2022 adalah tahun yang sulit. Hal ini ditandai dengan pendapatan iklan yang menurun drastis dan mengarah ke kampanye pemotongan biaya terbesar dalam sejarah perusahaan.
Artikel Terkait
Selain Jalani Sidang Majelis Etik dan Hukuman Disiplin, Sivitas BRIN Juga Dilaporkan ke Polisi
Ini Jadwal One Way di Jalan Tol Trans Jawa untuk Arus Balik Mudik Lebaran 2023
Tarif Tol Trans Jawa Diskon 20%, Bantu Hindari Penumpukan Kendaraan Arus Balik
Nasib Pejuang kantoran yang Piket saat Kamu Cuti Bersama Lebaran
Depkes Taiwan Tarik Satu Varian Indomie yang Ditemukan Mengandung Zat Pemicu Kanker
Berapa THR Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin? Ini Perhitungannya