PejuangKantoran.com - Sop buah rupanya ikut menyemarakkan perhelatan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta, 5-7 September 2023.
Hal itu terungkap ketika Penjabat (Pj) Gubernur Banten AI Muktabar menyambut kedatangan tamu undangan Perdana Menteri Negara Kepulauan Cook (Cook Islands) Mark Brown di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Provinsi Banten, Senin (4/9/2023) lalu.
Kedatangan Perdana Menteri Mark Brown awalnya disambut dengan penampilan tarian khas Banten, yaitu Tari Walijamaliha. Tarian yang dibawakan para penari dari Sanggar Bale Seni Ciwasiat ini dikemas dengan keragaman harmonisasi.
Baca Juga: Choi Siwon Jadi Pembicara di KTT Ke-43 ASEAN, Ini Pesan Artis Korea Tersebut untuk Para Delegasi
Harmonisasi tersebut menampilkan nuansa budaya islami dan akulturasi budaya yang menetap di wilayah Provinsi Banten.
Ada pun Tari Walijamaliha sendiri menggambarkan keceriaan warga Banten dalam menyambut kehadiran para tamu kehormatan di Wilayah Provinsi Banten.
Sop buah
Nah, saat menerima Perdana Menteri Mark Brown, Al Muktabar juga memperkenalkan minuman sop buah yang populer sebagai salah satu street food di Indonesia.
“Tadi juga beliau suka sop buah. Ketika saya mendampingi beliau di dalam jadi obrolan santai kita mengenai sop buah,” ungkapnya.
Sembari sama-sama menikmati sop buah, AI Muktabar mengaku mengobrol santai dengan Mark Brown. Ia menerangkan bahwa sop buah termasuk kuliner khas warisan budaya tak benda di Indonesia.
Baca Juga: 3 Jenis Kopi Arabika Favorit Presiden Jokowi Disajikan untuk Delegasi KTT Ke-43 ASEAN
Dalam penelusuran PejuangKantoran.com, setidaknya ada tiga wilayah di kebudayaan Sunda dan Banten sebagai muasal sop buah yakni Cirebon, Garut, dan Tangerang.
Sop buah berisi potongan buah mulai dari alpukat, daging buah kelapa, nangka, buah naga, selasih, dan sebagainya.
Mengutip Bakingworld.id, sop buah terhidang dengan es batu yang diserut, sirup kental, susu, maupun kental manis.
Warna sop buah biasanya merah, hijau, atau kuning mencolok, tergantung dari warna sirup yang digunakan.