PejuangKantoran.com - Baru sehari dibuka, jalur wisata Gunung Bromo di hutan di blok savana, tepatnya di Lembah Watangan atau yang dikenal dengan Bukit Teletubbies, kembali ditutup.
Penutupan disebabkan ulah dari rombongan pengunjung, yang diduga hendak melaksanakan foto prewedding atau pranikah dengan menggunakan suar atau flare.
Berdasarkan video yang dibagikan akun @pesonalumajangmovment, api berasal dari flare yang dinyalakan pengunjung hingga mengenai dahan kering. Api kemudian merambat dan kebakaran makin meluas.
"Ini orang-orang sudah membuat kebakaran seperti ini, tapi masih santai-santai, ya," kata seseorang dalam video tersebut.
Baca Juga: Pangeran Tampan Abdul Matten Temani Sultan Brunai di KTT ke 43 ASEAN, Netizen Heboh
Di video lainnya, terlihat kebakaran yang semakin meluas dan menjalar hingga di sekitar Bukit Teletubbies. Kebakaran bahkan terjadi hingga malam hari dan sulit untuk dipadamkan.
Pelaku sudah diamankan
Akibat kebakaran tersebut, enam orang diamankan oleh pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan kemudian dibawa ke Polsek Sukapura.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Probolinggo, Aipda Eko Apriyanto.
"Benar, ada enam orang yang diamankan dan sempat dibawa ke Polsek Sukapura. Sekarang masih dalam perjalanan menuju polres. Informasi sementara, kebakaran dikarenakan pengunjung ini menyalakan blue fire," katanya.
Bukit Teletubbies Bromo kembali ditutup
Akibat kebakaran tersebut, jalur wisata Gunung Bromo kembali ditutup. Hal itu telah diumumkan oleh Balai Besar TNBTS Nomor PG.08/T.8/BIDTEK/9/2023 tentang penutupan kawasan wisata Gunung Bromo.
Baca Juga: Google Keep Punya Format Baru, Bikin Notes Jadi Jauh Lebih Praktis dan Mudah
Padahal, Balai Besar TNBTS sempat membuka kembali jalur wisata tersebut mulai Selasa (5/9/2023) pukul 18.00 WIB setelah sempat ditutup sejak Minggu (3/9/2023).