news

Lagu “Halo, Halo Bandung” Diduga Dijiplak oleh Malaysia dan Dijadikan Lagu Anak-Anak

Selasa, 12 September 2023 | 17:43 WIB
Beredar video lagu Hello Kuala Lumpur yang diduga menjiplak lagu perjuangan Halo Halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki. (Tangkapan layar YouTube/ Lagu Kanak TV)

PejuangKantoran.com - “Halo, Halo Bandung”, salah satu lagu perjuangan ciptaan Ismail Marzuki, tiba-tiba terdengar lagi dengan lirik yang berbeda.

Warganet dibikin kesal karena diduga lagu "Halo, Halo Bandung" dijiplak Malaysia dan diubah menjadi lagu anak-anak.

Di media sosial, berita mengenai hal tersebut sudah viral. Akun X @tanyakanrl dan akun Instagram @sukamautau sudah memposting mengenai lagu "Halo, Halo Bandung" dijiplak Malaysia.

Baca Juga: Tes DNA Tak Hanya untuk Ketahui Garis Keturunan, tapi Juga untuk Kebutuhan Medis

Judul lagu “Halo Halo Bandung” diubah menjadi “Hello Kuala Lumpur”, dan di-posting di kanal YouTube Lagu Kanak TV pada 27 Mei 2020.

Selain melodinya yang sangat mirip, liriknya juga tidak jauh berbeda, seperti ini:

Hello Kuala Lumpur, Ibu kota keriangan
Hello Kuala Lumpur, kota kenang-kenangan
Sudah lama aku, tidak berjumpa denganmu
Sekarang sudah semakin maju, aku suka sekali

Sementara, lirik lagu “Halo Halo Bandung” adalah sebagai berikut:

Halo-halo Bandung, Ibu kota Periangan
Halo-halo Bandung, kota kenang-kenangan
Sudah lama beta, tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api, mari bung rebut kembali

Deskripsi video lagu tersebut bertuliskan, "Lagu tradisional melayu kanak-kanak. Lagu patriotik Malaysia.” Sama sekali tidak disebutkan bahwa lagu tersebut aslinya merupakan lagu Indonesia “Halo, Halo Bandung” ciptaan Ismail Marzuki.

Sampai saat ini lagu “Hello Kuala Lumpur” di kanal Lagu Kanak TV, itu sudah disaksikan lebih dari 166 ribu kali dengan kolom komentar yang dimatikan.

Warganet geram

Ini bukan kali pertama Malaysia mengklaim sesuatu milik Indonesia menjadi miliknya, tidak heran hal ini membuat warganet menjadi semakin geram.

Baca Juga: Sebelum Mengudara sebagai Radio Pertama di Indonesia, RRI Dulunya Radio Jepang Hoso Kyoku

Di kolom komentar postingan @tanyakanrl, akun @Greschinov menulis, “Liriknya jelek banget, maksa. mending kalo nyontek digubah jadi lebih bagus, lah ini. udah nyontek, jelek lagi.”

Halaman:

Tags

Terkini