Lalu, seperti apa fasilitasi yang diberikan Kemendikbudristek?
Dikutip dari edaran pers, dari tim delegasi Indonesia yang berangkat ke BIFF 2023, sebanyak 50 orang yang terdiri atas sineas, panitia, pemerintah, dan media, mendapat travel grant sebagai bentuk fasilitas dari Kemendikbudristek melalui Direktorat Perfilman, Musik dan Media (PMM).
Baca Juga: Jangan Sembarangan Terima Telepon dari Nomor Luar Negeri, Isi Tabungan Bisa Terkuras!
Selain itu, PMM akan berpartisipasi dalam Asian Contents & Film Market (ACFM). ACFM, yang diselenggarakan di Exhibition Center 1, BEXCO, Busan, pada 7-10 Oktober 2023, adalah pasar di mana beragam konten media ditawarkan.
Sebagai platform jaringan dan bisnis bagi para profesional industri di seluruh dunia, ACFM menyediakan berbagai program, termasuk pasar investasi dan produksi bersama, serta program pendanaan produksi film.
Tahun ini, ada dua film Indonesia yang akan ditawarkan di Asian Project Market, yaitu “Tarkam” (Teddy Soeriaatmadja, Eric Primasetio) dan “Watch It Burn” (Makbul Mubarak, Yulia Evina Bhara). (Syanne Susita)