news

Shopee Indonesia Hentikan Penjualan Produk dari Luar Negeri, Mau Tahu Alasannya?

Senin, 9 Oktober 2023 | 14:20 WIB
Shopee Indonesia menghentikan penjualan produk luar negeri alias cross border. (Instagram @idxchannel)

PejuangKantoran.com - Setelah TikTok Shop, kini Shopee Indonesia juga secara resmi mengumumkan telah menghentikan penjualan produk dari luar negeri, yang biasa disebut dengan cross border.

Dalam keterangan resminya, Head of Public Policy Shopee Indonesia Radityo Triatmojo, menulis, "Dapat kami sampaikan bahwa Shopee Indonesia mulai Rabu, 4 Oktober 2023, pukul 22.00 WIB secara resmi menghentikan penjualan produk dari penjual asal luar negeri [cross border]."

Langkah ini diambil oleh pihak Shopee Indonesia karena mengikuti penyesuaian atas Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023, hasil revisi Permendag Nomor 50 Tahun 2020 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

Baca Juga: Nikita Mirzani Gencar Promosikan Shopee Live, Hati-hati Biar Nggak Malah Merugi!

Dengan penutupan toko luar negeri tersebut, saat ini transaksi cross border di e-Commerce tersebut tercatat hanya kurang dari 1%.

Selain itu, mekanisme cross border yang dilakukan juga sudah sesuai dengan proses yang tertulis dalam peraturan perundangan yang berlaku, seperti perpajakan.

Jadi, Shopee Indonesia memastikan bahwa produk yang dijual secara cross border bukanlah produk yang bersaing langsung dengan produk UMKM.

“Karena kami sudah menutup 14 kategori produk cross border yang bersaing dengan produk UMKM, sesuai dengan arahan Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2021 lalu," jelas Radityo.

Produk lokal diharapkan bisa lebih mendunia

Masih menurut Shopee Indonesia, selama ini cross border yang dilakukan oleh pihaknya bertujuan agar produk lokal memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk mengakses pasar ekspor secara langsung.

Hal itu terbukti dengan lebih dari 20 juta produk UMKM lokal yang tersedia di pasar lintas batas di kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, serta Amerika Latin.

Baca Juga: Ternyata Hotel Sultan Sejak Awal Berdiri Memang Sudah Banyak Konflik, Sekarang Dikosongkan Paksa

"Kami akan berusaha agar ditutupnya penjual cross border di Indonesia tidak memengaruhi kegiatan ekspor produk Indonesia yang sudah berjalan saat ini," Radityo menjelaskan.

Selain itu, Shopee Indonesia juga terus berkomitmen untuk mengembangkan produk lokal yang tidak hanya dilakukan di pasar dalam negeri, tetapi juga dengan melakukan pengembangan hingga pasar luar negeri.

"Salah satunya melalui kegiatan yang dilakukan di 10 Kampus UMKM Shopee yang tersebar di Indonesia," ucapnya.

Halaman:

Tags

Terkini