PejuangKantoran.com - Tingkat Komponen Dalam Negeri sering disingkat TKDN
Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN menjadi kelaziman dalam khazanah industri di Indonesia sejak 2014.
Ikhwal atau asal-muasal Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN dari Undang-undang nomor 3/2014 tentang Perindustrian.
Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN berbentuk sertifikat yang diberikan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia kepada perusahaan produsen barang.
Barang produksi tersebut mengandung persentase jumlah komponennya yang diproduksi di dalam negeri.
Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN merupakan kebijakan pemerintah Republik Indonesia meningkatkan maksimalisasi produksi komponen di Indonesia untuk mengurangi ketergantungan impor.
Di Indonesia, perusahaan milik negara, Pertamina, contohnya, mencanangkan kelengkapan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN hingga 50 persen pada 2025.
Info termutakhir pun menunjukkan bahwa Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN juga membidik pemanfaatan Artificial Intelligent atau AI atau kecerdasan buatan menggunakan semakin banyak komponen dalam negeri.
"Produksi massal komponen TKDN akan mengurangi biaya produksi dengan harga lebih murah," kata Ketua Tim Kerja Kementerian Perindustrian Slamet Riyanto, Senin (23/10/2023) di Jakarta saat seremoni penyerahan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN kepada perusahaan manufaktur produk konektivitas dan jaringan asal Jepang, Allied Telesis.
Slamet Riyanto yang menyerahkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN itu kepada Senior Vice President Head of Allied Telesis APAC, Tsuyoshi Ozawa.
Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN untuk Allied Telesis ini untuk 18 produk piranti switch yang diproduksi di Batam, Provinsi Kepulauan Riau atau Kepri.
Dalam kerja sama terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN itu, Allied Telesis menggandeng PT Sat Nusapersada Tbk yang memproduksi 18 switch tadi di pabriknya di Batam.
Jurus jitu
Berkenaan dengan produk berharga lebih murah, Slamet Riyanto memberikan paparan bahwa penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN tidak bisa begitu saja diartikan sebagai jurus jitu bagi konsumen mendapatkan barang berharga lebih murah.