news

Jaga Pemilu Adil dan Damai, Jangan Fitnah Dibalas Fitnah dan Hindari Saling Ejek

Minggu, 28 Januari 2024 | 22:30 WIB
Capres dan Cawapres no urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Semarang. (Dok. Prabowo-Gibran)

PejuangKantoran.com - Dalam banyak hal, cara termudah untuk 'mengalahkan lawan' adalah dengan fitnah dan menjelek-jelekkan orang lain. 

Dalam beberapa momen cara ini mungkin dianggap berhasil. Namun ingat, ini bukan cara yang baik dalam kompetisi, termasuk dalam Pemilu. 

Semua kompetisi harus berjalan dengan adil dan fair. Oleh karenanya, Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengajak ratusan ribu warga Kota Semarang yang hadir di Lapangan Simpang Lima, Minggu (28/1) untuk tidak membalas fitnah. 

Baca Juga: 4 Cerita Keseruan Selama Syuting #OOTD, Film Pertama yang Disutradarai Dimas Anggara 

"Bapak dan ibu, ini dalam beberapa minggu ke depan nanti banyak hasil survei-survei yang keluar. Kalau surveinya jelek kita kerja keras," kata Gibran. 

"Kalau surveinya bagus, kita lanjut kerja keras lagi," imbuhnya. 

Hal tersebut diucapkan Gibran saat dirinya menyingung banyaknya basil survei terhadap Prabowo-Gibran dalam beberapa minggu ke depan.

Ia menilai, beragam hasil survei nantinya bisa kemungkinan jelek ataupun bagus. Dia juga meminta pendukungnya tidak saling ejek, terlebih di media sosial.

Baca Juga: Melihat Indonesia di Mata Perupa,” Kreativitas dan Harapan Seniman Lokal untuk Indonesia

"Kalau ada serangan, ada fitnah, jangan dibalas. Jangan fitnah dibalas fitnah," ujar Gibran.

Selain itu, Gibran juga mengajak para warga Kota Semarang yang mendukung paslon nomor urut 2 agar tidak menjelek-jelekkan program dari paslon lainnya.

"Jangan menjelek-jelekkan program dari paslon lain. Setuju nggih?" kata Gibran.

 

 

Tags

Terkini