PejuangKantoran.com - Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan keinginannya untuk menghidupkan kembali BEKRAF.
Lembaga ini menurutnya akan sesuai untuk anak muda hari ini yang kebanyakan tidak berminat kerja kantoran.
"Kita pengen menghidupkan lagi, misalnya BEKRAF. Kalian tahu BEKRAF nggak? Dulu ada yang namanya BEKRAF, kalian nggak pengen kerja kantoran kan?
Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Town Hall Meeting Jadi Pertemuan yang Ditunggu-tunggu di Kantor
“Kalian nggak pengen kerja dari jam 7 sampai jam 5 kan? Kalian nggak pengen jadi PNS kan? Ya udah, BEKRAF itu solusinya," jelas Gibran, saat menghadiri acara Gimick Gibran di Dumo Cafe, Cirebon, Selasa (30/1/2024).
BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang berada satu level di bawah kementerian. Fungsinya memperkuat sektor ekonomi kreatif, termasuk perlindungan bagi karya kreatif seniman Indonesia.
Lembaga ini dibentuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memisahkan tugas-tugas Ekonomi Kreatif dari Kementerian Pariwisata pada periode 2014-2019 pemerintahannya.
BEKRAF bertugas membantu presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan di bidang ekonomi kreatif.
Namun mulai 2019, Presiden Jokowi kembali melebur BEKRAF dengan Kementerian Pariwisata.
Melalui BEKRAF, Gibran berharap bisa memberikan panggung sebanyak-banyaknya bagi musisi lokal.
Baca Juga: Amnesti Internasional Nobatkan Singapura sebagai Negara Rendah Korupsi
"Intinya kita pengen memperhatikan masalah IP, Royalty, memberikan panggung sebanyak-banyaknya untuk musisi lokal, musisi daerah," kata Gibran.
Dirinya memberikan contoh beberapa creative hub yang telah dibuat di Solo untuk mewujudkan impian anak muda yang ingin hidup dari kreativitas.
"Intinya kalian pengen hidup dari kreativitas kan? Kalau di Solo kita bikin Lokananta, kita bikin Techno Park, kita bikin inkubasi-inkubasi UMKM, ya karena anak muda seperti ini memang.
“Karena kita tidak mungkin mengharapkan anak-anak muda apply pekerjaan di kantor. Kalian pengennya mandiri kan? Membuka lapangan pekerjaan kan? Ya udah," katanya.