PejuangKantoran.com - Industri otomotif mobil China menorehkan catatan penting sepanjang 2023.
Catatan itu justru termaktub dari data Japan Automobile Manafacturers Association atau JAMA yang dipublikasikan laman japantoday.com pada Kamis (1/4/2024).
"Beberapa tahun ke belakang, China melakukan investasi masif di industri mobil listrik," kata pernyataan JAMA.
China juga mampu menggeser Jepang dalam soal ekspor mobil secara keseluruhan atau total ke berbagai negara di dunia.
Sesuai 2023, China sudah mengekspor ke seluruh dunia 4,91 juta mobil.
Sementara, hingga 2023 berakhir, Jepang mengekspor 4,42 juta mobil
Mobil listrik
Secara perbandingan tahun ke tahun atau year on year atau yoi antara 2022 dan 2023, ada selisih positif 5,22 juta mobil ekspor China.
Angka selisih positif ini setara dengan kenaikan 57 persen.
Sementara itu, bila China giat memproduksi mobil listrik, Jepang memperbanyak produksi mobil hybrid atau hibrida.
Mobil hibrida atau hybrid adalah mobil dengan tenaga penggerak kombinasi antara bahan bakar minyak atau BBM dengan listrik.
China mengandalkan perusahaan produsen mobil listrik BYD untuk menjual semakin banyak mobil listrik ke penjuru dunia.
Persaingan di bisnis mobil listrik membuat BYD bersinggungan di Amerika Serikat atau AS dengan produsen asal AS, Tesla.
Catatan JAMA juga menunjukkan bahwa program mobil listrik China mendapatkan sokongan dari pemerintah China.