PejuangKantoran.com - Prabowo Gibran mendapat dukungan baru dari Relawan Gabungan Pengusaha Properti Indonesia (GAPPI).
"Kami relawan yang terdiri dari perkumpulan pengusaha di bidang bisnis properti di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua, menyatakan dukungan kepada Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden RI 2024," kata Ketua Umum Relawan GAPPI, Hario Rahadanto mengatakan, di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/2).
"Kami sudah mengonsolidasikan kekuatan terutama di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Massa yang kami gerakkan menyentuh angka 350 ribu orang."
"Ini menunjukkan kekuatan rakyat dan kehendak rakyat tak terbendung menginginkan Prabowo-Gibran menjadi presiden. Atas ijin Allah semoga Pilpres berjalan sekali putaran."
Baca Juga: Bali Tercemar Turis Asing Nakal, Ini Daftar Kelakuan Mereka
Hario mengatakan, pihaknya telah mengonsolidasikan kekuatan 350 ribu pemilih di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Jawa untuk memastikan kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pemilu sekali putaran.
Deklarasi dukungan dari Relawan GAPPI secara resmi diterima oleh Wakil Komandan Fanta TKN Prabowo-Gibran, Hendy Setiono.
Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada para relawan yang telah hadir untuk memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.
"Kami mewakili TKN Prabowo-Gibran menyambut baik kedatangan saudara sekalian. Gabungan pengusaha properti ini banyak anggotanya. Tidak hanya developer saja, tapi juga ada mandor, tukang, dan keluarga mereka itu banyak," kata Hendy.
Baca Juga: Cashless Society, Ini Tren Pembayaran Digital 2023 di Indonesia
Hendy mengatakan, Prabowo-Gibran telah menyiapkan program membangun 3 juta rumah yang akan membawa manfaat untuk rakyat, khususnya para pelaku di bidang properti. Hal itu seperti disampaikan Prabowo dalam debat capres yang diselenggarakan KPU, Minggu (4/2) malam.
"Pak Prabowo akan bangun 3 juta rumah untuk rakyat. 1 juta rumah dibangun di pedesaan, 1 juta dibangun di kota, dan 1 juta dibangun di pesisir. Tentu ini akan membawa dampak baik bagi masyarakat. Program pajak properti yang ditanggung pemerintah juga akan dilanjutkan," katanya