news

Elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Timur Unggul Jauh dari Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

Selasa, 6 Februari 2024 | 20:01 WIB
Survei Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Timur cenderung naik.

PejuangKantoran.com - Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbarunya yang bertajuk “Peta Suara Pilpres di Provinsi Penentu: Siapa Pemenang di Jawa Timur?” pada Selasa (6/2/2024).

Dari survei yang digelar selama 25-31 Januari tersebut terlihat bahwa elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Timur sebesar 60,1% dengan tren yang terus naik.

Baca Juga: Mantan Ketua KPU: Putusan DKPP Sengaja Dijadikan Amunisi Men-downgrade Pasangan Nomor 2

Paslon capres-cawapres nomor urut 2 ini mengungguli dua paslon lainnya yaitu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud yang masing-masing memperoleh 14,9% dan 17,2%.

Survei Poltracking Indonesia digelar di 11 Daerah Pemilihan (Dapil) DPR RI Jawa Timur terhadap 8000 responden. Metode survei berupa stratified multistage random sampling dengan margin of error +/- 1,1 persen pada tingkat kepercayaan 95%.

Pengambilan sampel pada setiap dapil memperhatikan keterwakilan seluruh kecamatan yang ada di dapil tersebut dengan tetap mempertimbangkan proporsi DPT di setiap kabupaten/kota.

Kekuatan elektabilitas paslon Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu tersebar pada pemilih di wilayah Arek, Mataraman, Tapal Kuda dan Pantura. Sementara, pemilih Madura kompetitif antara Anies-Muhaimin dan Prabowo-Gibran.

Baca Juga: Guru Besar Hukum Konstitusi Sebut Keputusan DKPP Keliru Besar Soal Proses Gibran Jadi Cawapres

"Tren pergerakan elektoral Prabowo Subianto di Jawa Timur konsisten mengalami tren kenaikan sejak Juni 2023. Kenaikan signifikan terjadi dari rentang September 2023 ke Januari 2024 (19,5%).

"Dalam rentang tersebut Prabowo Subianto dipastikan berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka," demikian catatan Poltracking Indonesia dalam paparan hasil surveinya.

Survei itu juga mengungkap tren elektabilitas paslon Anies-Muhaimin cenderung stabil sementara paslon 3 Ganjar-Mahfud cenderung menurun.

Tags

Terkini