PejuangKantoran.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dalam informasi terkininya menyebut setelah pandemi Covid-19 tantangan dunia berikutnya adalah wabah campak.
"Hampir separuh dunia akan berhadapan dengan wabah campak," kata Penasihat Teknis Senior untuk Penyakit Campak dan Rubella WHO Natasha Crowcroft dalam warta laman japantoday.com edisi Rabu 21 Februari 2024.
"Tahun 2024 bisa menjadi masa wabah campak yang akan muncul," kata Natasha Crowcroft.
Natasha Crowcroft mengatakan di seluruh dunia masih terjadi jeda selisih atau jarak pada program-program WHO.
"Jika tidak ada percepatan realisasi imunisasi campak, seluruh jeda selisih atau jarak ini akan makin lebar," kata Natasha Crowcroft.
Natasha Crowcroft mengutip data WHO dan Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit Menular AS atau CDC, yang menyebut bahwa wabah campak akan bisa meluas ke seluruh dunia pada akhir 2024.
Natasha Crowcroft mengatakan bahwa campak menyasar anak-anak, khususnya balita.
Campak
Campak masuk dalam kategori penyakit menular.
Penularan campak melalui udara.
"Pencegahan campak menggunakan vaksinasi campak dua dosis," kata Natasha Crowcroft.
WHO menyebut, 50 juta jiwa melayang karena wabah campak sejak 2000.
Pada 2023, kasus campak ada di posisi 300000 kasus campak.
Angka 300000 kasus campak adalah kenaikan 79 persen jika dibandingkan dengan kasus campak yang terjadi pada 2023.