Alasan para Gen Z, pendidikan lebih tinggi bisa meningkatkan keterampilan dan daya saing Generasi Z itu sendiri di dunia kerja.
Akan tetapi, pilihan pada menempuh pendidikan lebih tinggi berisiko pada panjangnya waktu tempuh dalam menjalani pendidikan.
Kedua, kecenderungan mayoritas Generasi Z adalah fokus mencari pekerjaan yang betul-betul cocok dengan minat dan keterampilan.
Alhasil, gegara pertimbangan di atas, banyak Generasi Z melepaskan peluang kesempatan kerja yang mereka anggap tak sesuai harapan.
Ketiga, banyak Gen Z juga memilih keseimbangan antara kerja dan menjalani hidup pribadi.
Gen Z dengan pertimbangan di atas semacam itu akhirnya menjadi begitu selektif terhadap peluang kesempatan kerja.
Gen Z, lantas, akan memilih pekerjaan bergaji atau berpenghasilan memadai sekaligus pekerjaan dengan fleksibilitas waktu bagi Gen Z untuk menjalani hidup pribadi.