news

Devin, Software Engineer AI Pertama di Dunia yang Bisa Membangun Situs Web Hanya dari Single Prompt

Kamis, 14 Maret 2024 | 10:22 WIB
Ilustrasi: Cognition Labs, perusahaan rintisan yang berbasis di Amerika Serikat, meluncurkan software engineer AI pertama di dunia yang diberi nama Devin. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Para pekerja baru saja mendapat penghiburan bahwa teknologi AI tidak akan menggantikan peran mereka di kantor. Apakah kehadiran software engineer AI pertama di dunia ini membuktikan kemungkinan itu ada?

Baru-baru ini Cognition Labs, perusahaan rintisan yang berbasis di Amerika Serikat, meluncurkan software engineer AI pertama di dunia yang diberi nama Devin.

Baca Juga: Meski Sering Dapat Diskriminasi Namun Pekerja Masih Tertarik Kerja di Berbagai Negara Asing seperti Jerman

Meskipun asisten pengkodean AI sudah ada sejak lama, Devin disebut-sebut meningkatkan standarnya dengan mengambil tanggung jawab pengembangan dari hulu ke hilir.

Software engineer AI pertama di dunia dari Cognition Labs ini mampu menulis, men-debug, dan menggunakan kode untuk membuat situs web dan video hanya melalui single prompt.

Devin menjadi asisten pengembangan perangkat lunak yang mirip dengan Copilot, yang dibangun oleh GitHub, Microsoft, dan OpenAI, tetapi dirancang seperti software development assistant tingkat berikutnya.

Software engineer AI pertama di dunia ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu prompt, dan mengubahnya menjadi situs web atau program perangkat lunak yang berfungsi.

Baca Juga: Tips Berpuasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Ibadah Maksimal

Devin juga mampu mengidentifikasi dan memperbaiki bug, sehingga mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk memecahkan masalah.

Selain menawarkan saran pengkodean dan menyelesaikan beberapa tugas secara otomatis, Devin juga bisa mengerjakan dan menyelesaikan seluruh proyek perangkat lunak dengan sendirinya.

Devin dilengkapi dengan baris perintah, editor kode, dan browser sendiri yang membantunya beroperasi secara mandiri.

Masalah algoritmik

Baca Juga: Cara Menjawab Pertanyaan “Di Mana Kamu Melihat Diri Kamu Dalam Lima Tahun Ke Depan?

Didukung oleh para petinggi seperti Founders Fund milik Peter Thiel, mantan eksekutif Twitter Elad Gil, dan salah satu pendiri Doordash, Tony Xu, Cognition Labs kabarnya mendapatkan pendanaan sebesar 21 juta dollar untuk mengembangkan Devin. 

Saat peluncurannya, Chief Executive Cognition Scott Wu mendemonstrasikan cara kerja Devin. Devin lalu menunjukkan semua tugas yang dilakukannya, bahkan menemukan dan memperbaiki bug dengan sendirinya saat menguji kode yang sedang ditulis.

Halaman:

Tags

Terkini