PejuangKantoran.com - Persol Global Workforce pada laporan terkininya di laman persol-gw.co.jp menyebut bahwa dominasi pekerja Indonesia di Jepang makin nyata.
"Pekerja Indonesia di Jepang mengincar upah besar dan ilmu bermutu," kata laman tersebut.
Faktanya, pekerja Indonesia banyak yang bekerja di sektor pertanian.
Para pekerja Indonesia di sektor pertanian di Jepang, akan membawa ilmu bermutu dari sektor pertanian untuk dikembangkan di Indonesia.
"Indonesia memang punya ambisi menjadi produsen pertanian di dunia," kata lembaga itu .
Sementara, di Jepang, pekerja magang bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp 18 juta per bulan.
Angka Rp 18 juta per bulan adalah kenaikan sejak 2022 sampai dengan 2024 sekitar 8 persen
Selanjutnya, info terkini dari laman japantoday.com menunjukkan data dari Bank of Japan atau BoJ dengan kebijakan terbaru.
Kata BoJ, perusahaan-perusahaan besar di Jepang sudah meneken kesepakatan kenaikan upah 5,28 persen pada 2024.
Jika dihitung, kenaikan upah 5,28 persen per 2024 itu adalah yang terbesar selama 33 tahun terakhir.
Landasan kenaikan upah 5,28 persen ini untuk peningkatan belanja rumah tangga di Jepang.
"Kenaikan belanja rumah tangga bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi," kata media tersebut.
Per 2023, Jepang memang nyaris terjerembab ke kondisi resesi ekonomi.