Desainnya dipilih untuk memudahkan pekerja berpindah dari posisi duduk ke posisi berdiri dengan cepat dan mudah, jika situasi mengharuskan mereka untuk segera berdiri.
Kursi tanpa sandaran punggung ini cenderung mencegah mereka untuk membungkuk. Sedikit kemiringan ke depan pada kursi juga membantu pekerja mempertahankan postur tubuh agar dapat melayani sambil duduk.
Baca Juga: Dikacangin Memang Bikin Gondok, Begini Cara Membuat Orang Mendengarkan Saat Kamu Bicara
Dengan cara itu, Part-Timer Chair itu menyeimbangkan keinginan pekerja untuk bekerja dengan nyaman, dan keinginan pengusaha untuk mempertahankan suasana yang berfokus pada pelanggan di toko mereka.
Dalam survei My Navi, 15,9 persen pekerja yang tidak bisa duduk mengatakan bahwa kelelahan membuat mereka sulit untuk memberikan layanan yang ramah.
Sebanyak 12,4 persen lainnya merasa gaya bicara mereka menjadi lebih kasar ketika lelah, dan 7,8 persen mengatakan bahwa kelelahan membuat konsentrasi menurun dan membuat lebih banyak kesalahan saat bekerja.
Hal-hal itu tentu harus dihindari oleh perusahaan jika tujuan mereka adalah agar pengalaman berbelanja dapat memberikan kesan yang baik bagi para pelanggan.
Baca Juga: Dikerjain Habis-habisan di Film Horor Siksa Kubur, Christine Hakim Sebut Joko Anwar Sinting
Sebagai bagian dari program uji coba, My Navi telah memasok Part-Timer Chair ke beberapa cabang Don Quijote, serta jaringan toko sepatu ABC Mart dan beberapa perusahaan lainnya.
Para pemberi kerja harus memantau bagaimana kursi tersebut memengaruhi kesehatan fisik dan mental para pekerja selama sisa bulan ini dan bulan depan.
Setelah itu mereka akan membuat keputusan apakah akan memperluas kebijakan boleh duduk dengan kursi kasir itu ke cabang-cabang lain.