news

Anggota Korps Marinir Indonesia dan Amerika Serikat Tuntaskan Latihan Pengintaian di Sukabumi

Minggu, 12 Mei 2024 | 09:00 WIB
Anggota Korps Marinir Indonesia dan Amerika Serikat mengadakan latihan bersama Reconex 2024 di Antralina, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, 24 April hingga 10 Mei 2024. (USEmbassy.gov/Staff Sgt. Amanda R. Taylor)

PejuangKantoran.com - Sebanyak 120 anggota Korps Marinir Indonesia (KORMAR) dan 20 anggota Korps Marinir AS mengadakan Latihan Bersama (Latma) sebagai implementasi untuk memperkuat kerjasama bilateral bidang pertahanan.

Latma dengan agenda khusus Indonesian Reconnaissance Exercise (Reconex) atau Latihan Pengintaian Indonesia tersebut diadakan mulai 24 April hingga 10 Mei 2024 di Antralina, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.

Reconex merupakan latihan bilateral yang dipimpin oleh KORMAR dan Korps Marinir A.S. (United States Marines Corps/USMC), dan diadakan secara rutin setiap satu atau dua tahun sekali.

Baca Juga: 12 Cara Melatih Otak Agar Jadi Orang yang Lebih Bahagia

Tujuan dari Latma kedua satuan Korps Marinir ini adalah untuk mempromosikan interoperabilitas militer dan kemampuan kesadaran domain maritim, memperkuat hubungan, dan meningkatkan kemampuan militer para marinir.

Latihan tahun ini meningkatkan kemampuan dua pasukan pengintaian tersebut dengan taktik, teknik, dan prosedur dalam lingkungan yang tidak bersahabat dan permisif.

Sejumlah materi Joint Combined Exchange Training (Pelatihan Pertukaran Gabungan Bersama) pada Latma Reconex 2024 yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pasukan tingkat lanjut memberikan fokus keterampilan berikut:

• Combat Marksmanship (keahlian menembak tempur)
• Scout Sniper Capabilities (kemampuan penembak jitu)
• Small Boat Training (pelatihan perahu kecil)
• Ground Recon Patrols (patroli pengintaian darat)
• Amphibious Reconnaissance Operations (operasi pengintaian amfibi)
• Military Free-Fall Training (pelatihan terjun bebas militer)
• Tactical Communication (komunikasi taktis)
• Close Air Support Controller (pengontrol dukungan udara jarak dekat)
• Tactical Combat Casual Care (perawatan korban tempur taktis)

Menurut Kapten Ethan Hamilton, Komandan Kompi, Kompi Alpha, Batalyon Pengintai 1 , Divisi Marinir 1, Reconex 24 adalah kesempatan unik bagi dua satuan yang sangat terspesialisasi tersebut untuk berkolaborasi, berlatih, dan berjuang berdampingan, untuk memupuk rasa saling percaya dan komitmen.

Baca Juga: 6 Tantangan saat Meninggalkan Pekerjaan yang Sudah Lama Dijalani untuk Memulai Sesuatu yang Baru

“Selama Reconex inilah keunggulan bersama diwujudkan antara kekuatan-kekuatan yang tidak biasa, untuk menggarisbawahi apa yang membuat kemitraan ini -dan Indonesia - begitu unik: Bhinneka Tunggal Ika – berbeda-beda tetapi tetap satu,” papar Kapten Ethan Hamilton.

Sementara itu Komandan Pasukan Marinir I (Danpasmar) Brigjend TNI Umar Farouq menyatakan bahwa latihan bersama antara Marinir Indonesia dan Amerika Serikat tidak akan berhenti di Latma Reconex 2024.

“Masih akan ada banyak lagi latihan-latihan yang akan melibatkan pasukan dari Korps Marinir Indonesia maupun dari USMC. Semoga dengan adanya latihan dapat terus memupuk rasa persahabatan Korps Marinir kedua negara,” ungkapnya.

Latihan Bersama diakhiri dengan latihan tingkat tim dan unit, yang menggunakan kombinasi diskusi taktis dan penerapan praktis yang menunjukkan kemampuan tempur kolektif dan persahabatan antara KORMAR dan Korps Marinir AS.

Tags

Terkini