PejuangKantoran.com - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru saja menyelesaikan serangkaian kegiatan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebelum melanjutkan perjalanannya ke Hanoi, Vietnam.
Kedatangannya di Noi Bai International Airport pada sore hari disambut dengan sambutan hangat dari berbagai pejabat Vietnam, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam, H.E. Do Hung Viet, serta Duta Besar Vietnam untuk Indonesia, H.E. Ta Van Thong.
Setibanya di Hanoi, Prabowo bersama Presiden Vietnam, H.E. Tô Lâm, langsung melanjutkan agenda dengan makan malam dan pertemuan bilateral. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan rasa hormatnya atas sambutan hangat dan menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Karyawan Brandoville Studios Laporkan Bukti-bukti Kekerasan oleh Bosnya, Cherry Lai
“Saya merasa terhormat atas sambutan yang sangat hangat ini, dan saya membawa salam hangat dari Presiden Joko Widodo,” ujar Prabowo dalam pertemuan tersebut.
Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Vietnam yang baru saja merayakan Hari Kemerdekaannya yang ke-79 pada 2 September 2024. Ia mendoakan agar Vietnam terus meraih kesuksesan dalam pembangunan dan kemajuan.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Anda dan rakyat Vietnam atas peringatan ke-79 Kemerdekaan Republik Vietnam. Semoga Vietnam terus meraih kesuksesan dalam upaya pembangunan,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan bahwa Vietnam adalah sahabat dekat Indonesia dan hubungan kedua negara sangat erat. Ia menyatakan komitmennya untuk memperkuat dan memperluas kerjasama di berbagai bidang.
Baca Juga: Agar Tetap Kompetitif PwC akan Mem-PHK 1.800 Karyawan, Separuhnya dari Divisi Luar Amerika
“Vietnam adalah sahabat besar bagi kami. Kami sangat menghargai hubungan ini dan berkomitmen untuk mempererat serta memperluas kerja sama di masa depan. Kami memiliki kemitraan strategis yang komprehensif yang akan terus berlanjut,” ungkap Prabowo.
Di akhir pertemuan, Prabowo memperkenalkan diri sebagai Presiden terpilih Republik Indonesia untuk periode 2024-2029 dan mengundang Presiden Tô Lâm untuk menghadiri pelantikannya yang dijadwalkan pada 20 Oktober 2024.
“Sebenarnya saya datang ke sini untuk memperkenalkan diri sebagai Presiden terpilih yang akan dilantik pada Oktober mendatang. Saya ingin mengundang Anda untuk hadir dalam acara pelantikan saya. Kehadiran Anda akan menjadi kehormatan besar bagi rakyat Indonesia,” tutup Prabowo.
Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Vietnam untuk terus memperkuat kemitraan strategis mereka dan memperluas kerjasama di berbagai bidang ke depan.