news

Kini Ada Tombol Pilihan untuk Menanggapi Pesan Marketing WhatsApp Business, Tak Ada Lagi Spam Chat!

Selasa, 26 November 2024 | 09:11 WIB
Jika ada pesan marketing Whatsapp Business, kini pengguna dapat memilih untuk berhenti menerima jenis pesan ini sama sekali. (business.whatsapp.com)

Nikila Srinivasan, Wakil Presiden manajemen produk untuk monetisasi perpesanan di Meta, mengisyaratkan akan segera diluncurkannya fitur ini.

“Cara ini membantu kami memahami bahwa ada bisnis tertentu yang tidak kamu inginkan di platform. Selain itu, kami mulai memikirkan bagaimana kami dapat memberikan lebih banyak preferensi kepada pengguna untuk mengekspresikan lebih banyak detail,” katanya.

Baca Juga: Pengacara Gugat Nilai TOEFL untuk Syarat Mendaftar CPNS, Sebut Bahasa Inggris Bukan Syarat Utama

Srinivasan juga menyebutkan bahwa pihaknya akan mengedukasi akun bisnis dan membantu memahami bahwa beberapa pesan mereka tidak memenuhi standar platform atau pengguna yang bisa mengurangi spam chat.

Awal tahun ini, WhatsApp bahkan mulai membatasi jumlah pesan marketing yang dapat diterima seseorang dalam satu hari tanpa secara eksplisit menentukan batasnya.

Akun WhatsApp Business punya tab sendiri

Selama beberapa tahun terakhir, WhatsApp telah memperkenalkan fitur untuk membangun dan bergabung dengan komunitas, menyiarkan pesan sebagai pencipta atau penerbit, dan untuk bisnis bisa untuk berkomunikasi secara langsung dengan pelanggan.

Baik komunitas maupun saluran siaran memiliki tabnya masing-masing di dalam aplikasi.

Baca Juga: Kacang Disco Olahan Suparman Memberinya Penghasilan hingga Belasan Juta per Bulan

Namun, komunikasi dengan akun bisnis masih muncul di kotak masuk obrolan utama dan tidak ada cara untuk memfilternya.

WhatsApp Business diketahui menjadi pendorong pertumbuhan utama untuk pendapatan aplikasi lainnya, yang meraup $434 juta pada kuartal triwulanan Q3 di 2024.

Hal itu membuat perusahaan harus menemukan keseimbangan antara menghasilkan uang dan tidak mengasingkan pengguna utama WhatsApp dengan pesan-pesan bisnis.

Srinivasan mengatakan bahwa kemungkinan beberapa fitur WhatsApp yang lebih baru bersifat opsional dan terpisah dari kotak masuk utama. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini