Selain itu, ada juga faktor lain yang diprediksikan akan terjadi saat musim mudik Nataru, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Cold Surge.
Kedua fenomena yang bergerak dari daratan Asia (Siberia) menuju wilayah barat Indonesia ini berpotensi menambah intensitas dan volume curah hujan di berbagai wilayah Indonesia.
"Kami mewanti-wanti masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi di wilayah Indonesia seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor," Dwikorita mengingatkan.
Jadi, wajib untuk tetap waspada selama puncak arus mudik libur Nataru 2024/2025 ini, ya. (Elga Windasari)