news

Yuk, Kerja Remote dari Selandia Baru! Pemerintah Terapkan Visa Digital Nomad untuk Pekerja Asing

Jumat, 31 Januari 2025 | 22:03 WIB
Ilustrasi: Pemerintah Selandia Baru mengeluarkan visa digital nomad agar pekerja asing bisa liburan sambil bekerja. (Unsplash/Sulthan Auliya)

PejuangKantoran.com - Bagi kamu para pekerja remote yang suka bekerja sambil bepergian, jadikan Selandia Baru sebagai destinasi terbaru dalam waktu dekat.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Selandia Baru akan memperkenalkan peraturan visa yang lebih longgar untuk mengizinkan para wisatawan yang berlibur bisa bekerja secara remote saat mengunjungi negara tersebut.

Peraturan ini dilakukan untuk meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomiannya.
Menteri Imigrasi Selandia Baru Erica Stanford mengatakan bahwa visa pengunjung akan berubah mulai 27 Januari 2025 sehingga memungkinkan orang bekerja sambil berwisata di sana.

Baca Juga: Kamu Bisa Lihat Tanda-tanda Lingkungan Kerja yang Toxic sejak Wawancara Kerja, Ini Caranya!

“Ini adalah pasar baru yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan Selandia Baru. Kami ingin orang-orang melihat negara kami sebagai tempat yang ideal untuk dikunjungi dan bekerja sambil berwisata,” katanya.

Berharap banyak wisatawan yang betah di sana

Dalam konferensi pers yang dilakukan setelah pengumuman tersebut dikeluarkan, Stanford menyebut bahwa dirinya sebenarnya tidak yakin berapa banyak orang yang akan mengambil kesempatan ini.

Namun, ia berharap dengan visa digital nomad yang “sangat populer” di luar negeri, Selandia Baru bisa berkesempatan merasakan banyaknya wisatawan yang mau bekerja dan berwisata di negaranya.

“Saya berharap selama mereka di sini, mereka akan menghabiskan waktu lebih lama dan uang lebih banyak dari biasanya,” katanya.

Di atas itu semua, Stanford sangat berharap para wisatawan tersebut akan jatuh cinta dengan Selandia Baru.

Baca Juga: Agar Masa Depan Lebih Mapan meski Gaji Pas-pasan, Lakukan Perencanaan Keuangan Ini Sejak Umur 20-an

Pertumbuhan sektor pariwisata belum pulih

Saat ini, ekonomi Selandia Baru sedang tenggelam ke dalam resesi teknis pada kuartal ketiga di 2024.

Pemerintah juga sedang mencari cara untuk meningkatkan pertumbuhan karena sektor pariwisata yang belum sepenuhnya pulih dari penutupan perbatasan selama pandemi COVID-19.

“Pemerintah berambisi, dengan aturan visa baru ini maka Selandia Baru dengan berani akan berada di peta negara yang ramah bagi para talenta berbakat di dunia,” kata Nicola Willis, Menteri Pertumbuhan Ekonomi Selandia Baru.

Halaman:

Tags

Terkini