news

Sejumlah Ruas Tol Dalam Kota Ditutup Sementara dari 29 September - 4 Oktober 2025

Selasa, 30 September 2025 | 10:25 WIB
Sejumlah Gerbang Tol ditutup sementara untuk dilakukan perbaikan, Jalan sekitar Mampang Kuningan, Semanggi,dan Slipi macet parah, Kamis 25 September 2025 (Dok Jasa Marga)

PejuangKantoran.com - Sejumlah gerbang tol dalam kota Jakarta ditutup sementara mulai Senin, 29 September 2025 pukul 05.00 WIB hingga Sabtu, 4 Oktober 2025 karena adanya pekerjaan perbaikan.

Penutupan ini dilakukan secara bertahap di beberapa titik yang dianggap rawan mengalami kerusakan, sehingga perlu perawatan agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan maupun kemacetan parah di kemudian hari.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama pihak pengelola tol telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi dampak kepadatan.

Baca Juga: Jangan Hanya Bekerja Keras, Begini Cara Kamu Bisa Membuka Peluang Karier Agar Lebih Maju

Jalur alternatif diarahkan ke beberapa ruas arteri utama, sementara masyarakat juga diimbau untuk beralih ke transportasi umum guna mengurangi volume kendaraan pribadi yang masuk ke jalan tol maupun jalur dalam kota.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sekitar 47 persen pekerja di Jakarta masih mengandalkan kendaraan pribadi untuk berangkat kerja, baik mobil maupun motor. Situasi ini membuat potensi kepadatan lalu lintas semakin besar saat ada penutupan jalan atau gerbang tol.

Apalagi, menurut catatan Jasa Marga, rata-rata volume lalu lintas harian di tol dalam kota bisa mencapai 500 ribu kendaraan per hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Kondisi serupa pernah terjadi saat perbaikan tol Cawang–Semanggi pada 2023, di mana waktu tempuh kendaraan meningkat hingga 25 persen di jam sibuk. Berdasarkan pengalaman itu, Dishub DKI meminta masyarakat benar-benar memperhatikan informasi jalur alternatif, menggunakan aplikasi navigasi, serta mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak macet panjang.

Baca Juga: Lowongan Kerja Besar-Besaran di KAI: 11 Posisi Tersedia, Batas Akhir 30 September 2025

Selain itu, Dishub juga mendorong masyarakat untuk lebih banyak memanfaatkan moda transportasi umum, seperti TransJakarta, MRT, maupun KRL.

Saat ini, rata-rata penumpang harian MRT Jakarta sudah mencapai 100 ribu orang, sedangkan KRL Jabodetabek mencatat lebih dari 700 ribu penumpang setiap harinya. Angka tersebut membuktikan bahwa transportasi massal bisa menjadi solusi nyata dalam mengurangi beban lalu lintas selama periode perbaikan tol berlangsung.

Berikut waktu dan lokasi penutupan Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta:

- Gerbang Tol Semanggi 1 dan 2: penutupan sementara dilaksanakan pada 29 September 2025 pukul 05.00 Wib. Situasional diberlakukan rekayasa lalu lintas.
- Gerbang Tol Slipi 1: Penutupan sementara dilaksanakan pada 29 September 2025 mulai pukul 05.00 Wib.
- Gerbang Tol Kuningan 1: Penutupan sementara dilaksanakan pada 29 September mulai pukul 05.00 Wib.
- Gerbang Tol Senayan: Perbaikan dilaksanakan pada 29-30 September 2025, pengoperasian gerbang tol dilakukan secara parsial dan tidak ada penutupan.
- Gerbang Tol Pejompongan: Penutupan sementara pada 29 September 2025 hingga 4 Oktober 2025.
 

Tags

Terkini