Mirisnya, ketika sulit menemukan teman baru atau punya teman yang benar-benar dekat, sebagian orang mulai melirik AI sebagai alternatif. Bukan karena AI bisa menggantikan manusia sepenuhnya, tetapi karena AI menawarkan kehadiran yang instan dan konsisten.
Padahal, kesepian bukan sekadar soal perasaan.
"Kesepian juga bisa berdampak pada kesehatan fisik, seperti meningkatnya stres, gangguan tidur, penyakit jantung, bahkan kematian dini," tambah Steven.
Jadi, berkurangnya jumlah teman itu bisa memberi sinyal penting. Hal itu mengingatkan kita bahwa hubungan sosial bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar.
Meski begitu, solusinya bukan hanya teknologi baru, tetapi juga keberanian untuk kembali meluangkan waktu, membuka diri, dan membangun rutinitas yang memungkinkan kita bertemu teman-teman baru.