Lebih dari Separuh Orang Dewasa Tak Mendapat Teman Baru, Punya Keluarga pun Tetap Kesepian!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 6 Januari 2026 | 21:13 WIB
Ilustrasi: Lebih dari separuh orang dewasa ternyata tidak mampu mendapat teman baru, sehingga menimbulkan rasa kesepian. (Freepik)
Ilustrasi: Lebih dari separuh orang dewasa ternyata tidak mampu mendapat teman baru, sehingga menimbulkan rasa kesepian. (Freepik)

Mirisnya, ketika sulit menemukan teman baru atau punya teman yang benar-benar dekat, sebagian orang mulai melirik AI sebagai alternatif. Bukan karena AI bisa menggantikan manusia sepenuhnya, tetapi karena AI menawarkan kehadiran yang instan dan konsisten.

Padahal, kesepian bukan sekadar soal perasaan.

"Kesepian juga bisa berdampak pada kesehatan fisik, seperti meningkatnya stres, gangguan tidur, penyakit jantung, bahkan kematian dini," tambah Steven.

Jadi, berkurangnya jumlah teman itu bisa memberi sinyal penting. Hal itu mengingatkan kita bahwa hubungan sosial bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar.

Meski begitu, solusinya bukan hanya teknologi baru, tetapi juga keberanian untuk kembali meluangkan waktu, membuka diri, dan membangun rutinitas yang memungkinkan kita bertemu teman-teman baru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Yahoo Creators

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X